Guru Sejahtera, Gugat Cerai Meningkat

Tak lagi ada cerita guru Oemar Bakrie yang diilustrasikan Iwan Fals sebagai guru dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Tak lagi ada tentang guru Zirah, juga dari lagu Iwan Fals yang mengatakan gaji guru hanya cukup untuk beli tahu. Tak ada lagi cerit

Guru Sejahtera, Gugat Cerai Meningkat

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Tak lagi ada cerita guru Oemar Bakrie yang diilustrasikan Iwan Fals sebagai guru dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Tak lagi ada tentang guru Zirah, juga dari lagu Iwan Fals yang mengatakan gaji guru hanya cukup untuk beli tahu. Tak ada lagi cerita itu, bagi guru PNS, apalagi guru yang sudah mendapat tunjangan tambahan dari sertfikasi guru. [caption id="attachment_124588" align="aligncenter" width="638"] ilustrasi.web[/caption] Gusu PNS sudah berada di posisi lega. Tak ada lagi teriakan desakan menuntut kenaikan gaji guru PNS, tak ada lagi guru berbondong-bondong aksi menuntut kesejahteraan. Kesejahteraan PNS sudah meningkat, telebih dengan adanya tunjangan sertifikasi guru. Kesejahteraan guru bersertifikasi ini, mengalahkan PNS dengan golongan yang sama, dari kalangan non guru. Namun, peningkatan kesejahteraan guru, juga diikuti oleh peningkatan angka kerawanan perselingkuhan guru dari pasangannya. Pengandilan Agama Ciamis yang menempati posisi kedua angka perceraian di Jawa Barat, mencatat angka perceraian dari kalangan PNS guru menempati posisi tertinggi. Fakta ini diperkuat oleh angka gugat cerai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Ciamis periode Januari – April 2015. Bagian pembinaan Aparatur Disddikbud Ciamis, Ading Komarudin mengatakan sekitar 30 guru mengajukan perceraian selama empat bulan terkahir ini, kebanyakan gugat cerai yang dilakukan sang istri. “ Mereka yang mengajukan perceraain, banyak alasannya, namun latar belakangnya bukan faktor ekonomi lagi, melainkan adanya perubahan moral, ketidak cocokan, bahkan dalam tanda kutip keretakan hubungan keluarga karena pihak ketiga, ” ujar Ading, Kamis (30/4/2015). Ading, selaku Pembina PNS guru yang mengajukan proses untuk gugatan cerai, sellalu melakukan pembinaan terlebih dahulu kepada meraka. Hal itu untuk memastikan permasalahan kenapa sampai melakukan gugat cerai. “ Sebelum berkas guguatan cerai diproses saya sebagai bagian pembinaan selalu melakukan intorgasi, untuk mengatahui latar belakang melakukan gugatan cerai yang mereka lakukan,” katanya. Namun dari sekian banyak yang melakukan gugat cerai ada juga yang berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke keluarganya, dengan konsep pembinaan keluarag yang sakinah, mawadah, warohmah. Tetapi bagi guru yang tetap keukeuh melanjutkan perceraian, pihaknya tak bisa menghalang-halangi. Ia mengingatkan, PNS yang melakuka peceraian akan membawa dampak buruk terhadap karier dan juga kinerja mereka. Apalagi kata dia guru sebagai seorang figur terpelajar, sebaiknya lebih dewasa dalam menyikapi segala permasalahan di rumahtangganya. (DEN)  

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA