Duta Desa Kampanye Anti Narkoba

Pasanggiri Galuh Geulis sebagai Duta Desa Wisata Kabupaten Ciamis 2015, mendapat pembekalan bahaya narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis. Acara yang digagas Lembaga Pengawasan Pengembangan dan Pembangunan Desa (LP3D) Kabupaten Ciam

Duta Desa Kampanye Anti Narkoba

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Pasanggiri Galuh Geulis sebagai Duta Desa Wisata Kabupaten Ciamis 2015, mendapat pembekalan bahaya narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis. Acara yang digagas Lembaga Pengawasan Pengembangan dan Pembangunan Desa (LP3D) Kabupaten Ciamis itu digelar di Asrama Haji, di Komplek Islamic Center Ciamis, Kamis (3/12/2015). [caption id="attachment_193854" align="aligncenter" width="735"] Pasanggiri Galuh Geulis sebagai Duta Desa Wisata Kabupaten Ciamis 2015 (Foto : Husen)[/caption] Sebanyak 52 orang perwakilan dari 26 Pasang Duta Desa siap menggali potensi desa serta mempromosi wisata baik melalui alam, kuliner, agro agri, kerajinan dan potensi lainnya yang bisa dikembangkan perekonomiannya. "Peserta yang dikarantina ini telah melewati tahap sosialisasi, penjaringan, audisi serta seleksi. Dari masing-masing kecamatan terpilih sepasang duta baik dari unsur pelajar, mahasiswa maupun umum," jelas Ketua Pelaksana Galuh Geulis Yana Mulyana. Dalam prosesnya, para duta mengikuti karantina selama satu minggu. Mereka mengikuti dua kegiatan dalam karantina, yakni indoor yang dipusatkan di Islamic Center, dan kunjungan ke instansi terkait, seperti dinas pariwisata dan ekonomi kreatif, Disperindagkop, Disdikbud, BPMPD, Setda, dan Setwan Ciamis. Untuk kegiatan outdoor mereka berkunjung ke Martatilaar Jakarta. Kaitannya dengan penegahan dan penyalahgunaan narkoba, salah seorang narasumber dari BNNK Ciamis Suhendi mengajak para duta agar mampu berperanserta dalam upaya pencegahan, pemberantasan dan mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat. "Ini sebagai langkah awal dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Kami berharap para duta bisa mengedukasi keluarga akan bahaya narkoba," jelas Suhendi. Lebih lanjut dia berharap, para peserta bisa benar-benar menjadi duta anti narkoba dan ikut mempromosikan potensi desa. ( Husen Maharaja/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA