DOB Garsel Masih Harus Dibahas di Panja

Ketua Dewan Penasehat Presidium Garut Selatan (Garsel) Suryaman Anang, Jumat (16 5 2014) mengatakan di ruang press room DPRD Garut, Garsel sudah layak di mekarkan. Ini lanjut dia, merujuk hasil konsultasi terkait pengajuan Daerah Otonom Baru (DOB) dengan

DOB Garsel Masih Harus Dibahas di Panja

Oleh : Deni Rinjani GARUT,FOKUSJabar.com: Ketua Dewan Penasehat Presidium Garut Selatan (Garsel) Suryaman Anang, Jumat (16/5/2014) mengatakan di ruang press room DPRD Garut, Garsel sudah layak di mekarkan. Ini lanjut dia, merujuk hasil konsultasi terkait pengajuan Daerah Otonom Baru (DOB) dengan Komisi I DPR-RI.   [caption id="attachment_80938" align="aligncenter" width="450"] Suryaman dewan penasehat presidium Garsel(Foto: Deni Rinjani)[/caption] Hasil pertemuan dengan Komite I DPD RI  hari Rabu (14/5) lalu, di Gedung Nusantara V MPR RI, menurut Anang, sesuai kewenangannya selesai membahas proses pembahasan aspirasi tentang pembentukan daerah otonomi baru yang dilaporkan melalui rapat paripurna. Kesimpulanya  Garsel telah memenuhi persyaratan sesuai dengan PP NO.78 tahun 2007 meliputi syarat administrasi teknis dan kewilayahan. Suryaman juga menegaskan ada tiga usulan DOB dari Jawa Barat, yaitu pemekaran Garut Selatan pemekaran Kabupaten Garut, Sukabumi Utara pemekaran dari Kabupaten Sukabumi dan Bogor Barat pemekaran dari Kabupaten Bogor. Namun yang di rekomendasikan oleh DPD RI hanya dua yaitu Garsel dan Sukabumi Utara. Pembahasan selanjutnya akan dibahas oleh Panja pada pertengahan tahun 2014. Masih menurut Suryaman, langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah melakukan koordinasi dengan Pemkab untuk menyusun manajemen transisi yang diamanatkan oleh PP PASAL 24 No. 78/ 2007, yaitu pemerintah harus melakukan pembinaan melalui fasilitasi terhadap daerah otonom baru sejak peresmian daerah dan pelantikan pejabat kepala daerah, seperti pemberian  hibah, penyusunan APBD, pemindahan personil , pengalihan asset dan dukungan bantuan teknis infrastruktur penguatan investasi daerah.(Adr)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA