Di Makam Kuno Cikatubang Gak Ada Nyamuk

Ada fenomena aneh di lokasi penemuan artefak makam kuno Kampung Cikatubang Kelurahan Sukamaju Kidul Kota Tasikmalaya Jabar. Abdul Rohman (55) warga setempat yang menemukan artefak dan makam kuno tersebut mengatakan, di lokasi makam tidak ada nyamuk. P

Di Makam Kuno Cikatubang Gak Ada Nyamuk

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ada fenomena aneh di lokasi penemuan artefak makam kuno Kampung Cikatubang Kelurahan Sukamaju Kidul Kota Tasikmalaya Jabar. Abdul Rohman (55) warga setempat yang menemukan artefak dan makam kuno tersebut mengatakan, di lokasi makam tidak ada nyamuk. Padahal di sekelilingnya terdapat hutan rimbun, yang jika ada di areal hutang itu sedikit banyak dirasakan ada nyamuk hutan menganggu. [caption id="attachment_165544" align="aligncenter" width="740"] Artefak makam kuno yang ditemukan di Cikatubang Balong, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. (Foto : Nanang Yudi)[/caption] Warga yang biasa ke lokasi tersebut di siang dan malam hari tidak pernah digigit nyamuk. Asal berada di sekitaran makam kuno yang bersih dari rumput liar. "Di areal makam ga ada rumput. Siang maupun malam tak ada nyamuk di sini. Itu anehannya. Bahkan pertama masuk bukit suka ada yang menyambut seekor kucing dengan warna bulun kuning keemasan," ungkap Abdul Rohman, Sabtu (19/9/2015). Menurut Abdul Rohman, ada lima gundukan batu di makam kuno tersebut. Namun hanya dua yang masih utuh, diantaranya sesuai dengan kabar yang didapatnya melalui mimpi adalah petilasan Mbah Terong Peot dengan nama aslinya Raden Kusumah Wijaya dan Raden Maulana Jaya Kusumah. "Yang datang melalui mimpi, mengaku sebagai Raden Kusumah Wijaya dan Raden Maulana Jaya Kusumah yaitu Cucu dari Prabu Siliwangi dari putrannya Raden Rara Santang," kata Abdul Rohman kepada Wartawan. (Nanang Yudi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA