Dede Paparkan Fungsi Kartu Tri Bakti di Garut

Oleh Bambang Fouristian GARUT,FOKUSjabar.com Program unggulan Cagub Cawagub Jabar No. Urut 3 (Dede Yusuf Laksamana) yakni Kartu Tri Bakti yang memberikan bebas biaya pelayanan kesehatan dasar dan pemakaman warga miskin, sekolah gratis dari tingkat

Dede Paparkan Fungsi Kartu Tri Bakti di Garut

Oleh: Bambang Fouristian GARUT,FOKUSjabar.com: Program unggulan Cagub/Cawagub Jabar  No. Urut 3 (Dede Yusuf-Laksamana) yakni Kartu Tri Bakti yang memberikan bebas biaya pelayanan kesehatan dasar  dan pemakaman warga miskin, sekolah gratis dari tingkat SD hingga SMA, bebas biaya jaminan kredit UKM (Usaha Kecil Menengah) bagi pengusaha pemula terpilih. Selain itu, bebas biaya sertifikasi lahan produktif  bagi petani miskin, bebas biaya pasang sambungan listrik bagi keluarga tak mampu, bantuan hukum bagi keluarga miskin, bebas pelatihan keterampilan kerja bagi pengangguran, bebas biaya nikah keluarga tidak mampu dan bea siswa pendidikan sampai perguruan tinggi bagi siswa berbakat terpilih. [caption id="attachment_26070" align="aligncenter" width="460"] Dede Yusuf saat dikerumuni ibu-ibu di pengkolan Garut(Foto: Bambang Fouristian)[/caption]   Program unggulan tersebut disampaikan Dede Yusuf saat berkampanye di wilayah Kabupaten Garut, Senin (11/2). Menurutnya, babarengan baraya, bahagia, sejahtera, berkarya menuju Jabar Raya merupakan visi yang diembannya. Sementara misinya, menjemput yang tertinggal, berdaya babarengan serta berkah dalam keragaman. Artinya, memprioritaskan warga yang belum mencapai tingkat kesejahteraan. Baik di tingkat kota, sub kota maupun di pedesaan yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Konsep pemerintahannya tentu saja mengajak seluruh masyarakat  Jawa Barat untuk mencapai cita-cita mereka, hingga menjadikan sebuah kekuatan bersama dalam gerakan bahu membahu/bergotong royong antara Pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan akademisi. Dia memahami, Jabar sebagai  Provinsi terbesar di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang sangat heterogen. Perbedaan agama, suku, ras, kelompok dan golongan mendapat perlindungan hukum yang setara. Lalu, tinggal di Jabar memiliki arti tinggal di wilayah yang damai, penuh toleransi, kondusif bagi investasi, kesejahteraan serta keteraturan sosial. “ Kami serius memperhatikan bidang pendidikan, kesehatan, sanitasi lingkungan, kesejahteraan, infrastruktur, budaya, kearifan lokal  masyarakat adat Jabar. Budaya, seni dan kearifan lokal akan ditempatkan sebagai   perikehidupan yang dihormati serta dilestarikan sebagai bagian dari jatidiri daerah dan kebanggaan bangsa,"  pungkas Dede. Kampanye Dede Yusuf-Laksamana dimulai dari Sekgab (Sekretariat Gabungan) jl. Terusan Pembangunan No. 220, pemasangan keramik Mesjid Jami Al-Hidayah, Kp. Baru Permai, pengkolan, GP (Garut Plaza), penyamakan kulit Sukaregang dan berakhir dengan acara pengobatan gratis di pabrik MDL (Mandala) Jl. Haur Panggung Garut. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA