Cayo! Jalin Silaturahmi Lewat Pengajian

Banyak cara menjalin silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan dan ikatan emosional antar sesama. Caranya pun relatif gampang dan tidak mahal. caption id attachment 27049 align aligncenter width 460 Waga yang mengikuti pengajian rutin(Fot

Cayo! Jalin Silaturahmi Lewat Pengajian

Oleh: Bambang Fouristian GARUT,FOKUSJabar.com: Banyak cara menjalin silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan dan ikatan emosional antar sesama. Caranya pun relatif gampang dan tidak mahal. [caption id="attachment_27049" align="aligncenter" width="460"] Waga yang mengikuti pengajian rutin(Foto: Bambang Fouristian)[/caption]   Kendati begitu, banyak orang lupa bahkan tak pernah mengenal istilah tersebut. Alhasil, tak jarang banyak kejadian seseorang dilaporkan lantaran kesalahan yang tak layak dilaporkan. Sebut saja nenek pencuri semangka yang harus berurusan di meja hijau karena mengambil semangka di kebun tetangganya. Insiden itu tidak akan terjadi jika silaturahmi terus terpelihara. Tapi tidak begitu dengan Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. di desa ini saban hari Jumat digelar pengajian rutin guna mempererat silaturahmi serta menjaga hubungan emosional antara ulama dan umaro. Jumat (15/2) ini, pengajian dilaksanakan di Aula Desa bersama kader TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) setempat. "Acara ini sengaja diadakan setiap Jumat di minggu ketiga. Ini bisa mempererat silaturahmi bahkan berbagi ilmu. Apalagi pengajian ini selalu menghadirkan ulama untuk memberikan wejangan dan siraman rohani," kata Kepala Desa Sukaluyu, Asep Cucu Amarulloh. Dengan begitu, pihaknya berharap akan terjalin persaudaraan dan keharmonisan, baik warga dengan warga, pemerintah desa dengan warga maupun ulama dan umaro. Selain itu pihaknya berharap ke depan gelaran ini bisa dilakukan di tingkat RW guna membuka akses silaturahmi yang lebih inten.  Untuk diketahui, pengajian di Aula tersebut dibagi pada beberapa bagian, mengingat Aula yang sempit serta kondisi bangunannya yang tidak memadai. Bahkan dibeberapa sudut bangunan sudah tampak retak dan sejumlah kerusakan  lainnya. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA