Buset! Istri Heryawan Siapkan Peti Mati Jika Korupsi

Istri calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani menegaskan tidak akan membukakan pintu rumah untuk suaminya. Ucapan Netty tersebut akan berlaku jika suaminya pulang dengan membawa uang yang tak jelas asal usulnya. Bahkan dirinya tak s

Buset! Istri Heryawan Siapkan Peti Mati Jika Korupsi

Oleh: Solihin CIAMIS, FOKUSJabar.com: Istri calon Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani menegaskan tidak akan membukakan pintu rumah untuk suaminya. Ucapan Netty tersebut akan berlaku jika suaminya pulang dengan membawa uang yang tak jelas asal usulnya. Bahkan dirinya tak segan menyiapkan peti mati jika suaminya terlibat parkatik korupsi. [caption id="attachment_26345" align="aligncenter" width="460"] Ahmad Heryawan dan Netty Prasetiyani saat berkampanye di Ciamis(Foto: Solihin)[/caption]   "Saya akan siapkan peti mati untuk suami saya jika dia melakukan korupsi," kata Netty di saat menemani suaminya berkampanye di Ciamis, Selasa (12/2). Rasa benci Netty akan praktik korupsi menjadi satu wejangan, bahkan akan selalu mengingatkan suaminya yang mencalonkan diri sebagai gubernur, untuk menjauhi tindakan itu. Bahkan dia menjamin jika keenam anaknya akan membenci Heryawan jika bapaknya melakukan tindakan tidak terpuji itu. Terlebih itu akan menjadi contoh buruh bagi anak-anaknya tersebut. "Saya dan anak-anak tidak dapat menoleransi sekecil apapun korupsinya," tegasnya. Netty berharap pernyataan tegas itu akan memicu Heryawan untuk terus mengeluarkan kebijakan yang bermafaat, efektif tepat sasaran dan bersih dari korupsi. Dia berjanji akan selalu mengawasi langkah dan gerik Heryawan. "Alhamdulillah selama suami saya menjabat tidak ada indikasi kearah hal tersebut dan saya akan selalu mengawasinya," terangnya. Mendengar hal itu, Heryawan tidak kaget, terlebih dirinya membangun komitmen anti korupsi diawali dari keluarga. Bahkan sudah ada perjanjian antara Netty,Heryawan dan anak-anaknya untuk tidak korupsi. Heryawan pun menegaskan bahwa dirinya akan selalu menghindari aksi korupsi, terlebih itu akan mengancam serta menghancurkan masa depan keluarga. "Ketika ada orang yang bilang saya korupsi, maka saya hanya tersenyum. Sebab, anak-anak dan istrilah yang pertama menghukum saya jika korupsi," pungkasnya.(**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA