Budaya Harus Menjadi Pondasi Menjelang MEA

Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda Olahraga (Disparbudpora) Kota Tasikmalaya, Undang Hendiana mengatakan, budaya harus menjadi pondasi yang kuat menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016. Dikarenakan budaya bisa menunjukan jati diri sebagai bangs

Budaya Harus Menjadi Pondasi Menjelang MEA

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda Olahraga (Disparbudpora) Kota Tasikmalaya, Undang Hendiana mengatakan, budaya harus menjadi pondasi yang kuat menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016. "Dikarenakan budaya bisa menunjukan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang memiliki banyak karakteristik. Maka dalam rangka perdagangan bebas masyarakat harus bisa mempersembahkan kerajinan yang berbasis budaya," ungkap Undang Hendiana, di ruang kerjanya, Jalan Otista Kota Tasikmalaya, Kamis (17/9/2015). Menurut Undang, di Kota Tasikmalaya begitu banyak kerajinan yang menjadi budaya turun temurun seperti payung geulis, kelom geulis dan bordir sehingga menjadi kebanggaan masyarakat. "Seperti kelom geulis merupakan payung yang telah menjadi budaya leluhur masyarakat Kota Tasikmalaya, oleh sebab itu keberadaan budaya harus diperkuat," ucapnya. Ikon Kota Tasikmalaya adalah payung geulis dengan itu, kata Undang, Dinas Pariwisata berharap masyarakat harus lebih membudayakan kembali keberadaan kerajinan tersebut. "Ya berarti kita semua yang harus kembali membudayakan kerajinan yang telah menjadi ikon Kota Tasikmalaya, serta mengkampanyekan keberadaan wisatanya," tegasnya. (Nanang Yudi/Galih)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA