Berdasarkan Penerima Jamkesnas, Nyaris Setengah Penduduk Garut Tergolong Tak Mampu

Oleh Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM Pemerintah telah menggulirkan kartu Jamkesmas, keseluruh pelosok Indonesia, termasuk Kabupaten Garut. Kartu Jamkesmas ini harus tepat sasaran karena diperuntukan untuk keluarga yang kurang mampu. Hal ini disamp

Berdasarkan Penerima Jamkesnas, Nyaris Setengah Penduduk Garut Tergolong Tak Mampu

Oleh : Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM : Pemerintah telah menggulirkan kartu Jamkesmas, keseluruh pelosok Indonesia, termasuk Kabupaten Garut. Kartu Jamkesmas ini harus tepat sasaran karena diperuntukan untuk keluarga yang kurang mampu. Hal ini disampaikan Siti Muffatahah, salah seorang anggota Komisi IX DPR RI,Kepada Fokusjabar.com, Kamis, sore (7/2) usai memberikan bantuan Sembako kepada para korban banjir bandang di lima wilayah di Garut. [caption id="attachment_25129" align="aligncenter" width="460"] Hj. Siti Mufattahah, Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Demokrat(Foto: Bambang Fouristian)[/caption]   Dia berharap agar Pemkab Garut, terjun langsung mengawasi penyaluran Kartu Jamkesmas agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan "Saya dapat laporan di Garut kota ada penerima yang memakai banyak perhiasan ditubuhnya, jelas kalau begitu mereka orang mampu, dong," ujarnya. Penerima kartu Jamkesmas Kabupaten Garut sebanyak 1.140.000 jiwa, suaru jumlah yang cukup banyak dibandingkan jumlah penduduk Garut yang hanya mencapai 2,5 juta jiwa. Artinya hampir setengahnya penduduk Garut menerima kartu Jamkesmas. "Saya hanya berharap kepala desa yang tahu dengan masyarakatnya harus benar-benar objektif membagikan kartu tersebut, jangan sampai yang menerima bukan haknya malah dapat, nanti kami juga akan melakukan kroscek kelapangan bekerjasama dengan dinas kesehatan Garut," ungkapnya. Untuk diketahui, penerima kartu Jamkesmas untuk seluruh Indonesia pada tahun 2013 ini mencapai 86.400.000 jiwa, mengalami kenaikan drastis dibandingkan tahun 2012 lalu yang hanya mencapai 76.400.000 jiwa. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA