BBM Turun Harga Bawang Meroket

Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak lantas memengaruhi harga kebutuhan pokok di masyarakat. Sepertihalnya yang terjadi pada harga bawang di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Pasar Wanaraja Kabupaten Garut. caption id attachment 21531

BBM Turun Harga Bawang Meroket

GARUT, FOKUSJabar.com : Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak lantas memengaruhi harga kebutuhan pokok di masyarakat.  Sepertihalnya yang terjadi pada harga bawang di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Pasar Wanaraja Kabupaten Garut. [caption id="attachment_215311" align="aligncenter" width="735"] Keke Pedagang Sayuran Di Pasar Wanaraja ( Foto Deni Rinjani)[/caption] Keke (53) pedagang sayuran di Pasar Wanaraja mengatakan, sejak kemarin beberapa harga sayuran justru mengalami kenaikan. Padahal, di hari yang sama harga BBM diturunkan. " Bawang Merah dan Bawang putih harganya meroket dari Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram," kata Keke di Pasar Wanaraja, Sabtu (2/4/2016). Kendati begitu, ada juga beberapa komoditi sayuran yang mengalami penurunan harga, seperti Ketimun dari harga Rp6 ribu per kg menjadi Rp3 ribu per kg, kentang dari Rp 15 ribu per kg menjadi Rp10 ribu per kg. "Tapi ada juga yang naik seperti Brukol Rp12 ribu per kg menjadi Rp16 ribu per kg," ungkapnya. Dari Pantauan FOKUSJabar.com, imbas penurunan harga BBM tidak berpengaruh besar terhadap harga sayur mayur di Pasar Wanaraja, karena ada beberapa komoditi yang terus merangkak naik, seperti Tomat. (Deni Rinjani/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA