Banjir Bandang Garut Telan Kerugian 800 Juta

Oleh Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM Kerugian finansial lantaran banjir bandang yang menerjangan kawasan Garut Kota dan sekitarnya, Ahad (3 2), mencapai sekitar Rp 800 juta rupiah, hal ini disampaikan Kepala BPBD Garut, Zat Zat Munajat di kantornya

Banjir Bandang Garut Telan Kerugian 800 Juta

Oleh : Deni Rinjani GARUT,FOKUSJABAR.COM : Kerugian finansial lantaran banjir bandang yang menerjangan kawasan Garut Kota dan sekitarnya, Ahad (3/2), mencapai sekitar Rp 800 juta rupiah, hal ini disampaikan Kepala BPBD Garut, Zat Zat Munajat di kantornya, Sore ini, Kamis (7/2). [caption id="attachment_13789" align="aligncenter" width="460"] Kepala BPBD Garut, Drs Zatzat Munajat,Msi(Foto: Deni Rinjani)[/caption]   "Dari hasil peninjauan dan inventarisasi di lapangan, nilai kerugian banjir pada tiga kecamatan itu sekitar Rp 800 juta rupiah. Kami telah melakukan sejumlah langkah penanganan darurat, termasuk penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan lain untuk korban banjir," ujarnya. Banjir melanda delapan kelurahan/desa di tiga Kecamatan, terdiri Kelurahan Paminggir, Pakuwon, Regol, Ciwalen, Muarasanding, Kota Kulon (Kecamatan Garut Kota) dengan total korban 362 kepala keluarga (KK) atau 1.530 penduduk. Di Desa Haurpanggung Tarogong Kidul total korban 467 KK atau 1.950 warga dan Desa Cimaragas Cilawu, korban 10 KK atau 50 jiwa. Total jumlah KK korban banjir pada tiga kecamatan tersebut mencapai 839, setara 3.530 penduduk. Tak ada korban jiwa. Namun peristiwa itu memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat lebih aman. ’Saya berharap agar warga terutama di daerah sepanjang bantaran sungai senantiasa mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir serupa, lalu apabila banjir terjadi secepatnya melaporkan kepada kami," pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA