Bahaya! Warga Cidolog Ciamis, Ancam Golput di Pilkada Ciamis

Pilkada Ciamis 22 September mendatang, ditolak sejumlah kalangan, termasuk Karang Taruna dan tokoh pemuda di Desa Janggala, Kabupaten Ciamis. caption id attachment 50309 align aligncenter width 478 Spanduk bertuliskan ancaman kepada pemerintah (

Bahaya! Warga Cidolog Ciamis, Ancam Golput di Pilkada Ciamis

Oleh:Pepi Irwan Setiawan CIAMIS,FOKUSJabar.com: Pilkada Ciamis 22 September mendatang, ditolak sejumlah kalangan, termasuk Karang Taruna dan tokoh pemuda di Desa Janggala, Kabupaten Ciamis. [caption id="attachment_50309" align="aligncenter" width="478"] Spanduk bertuliskan ancaman kepada pemerintah (foto : Pepi)[/caption] Ketua Karang Taruna Desa Janggala, Irpan dengan tegas menolak Pilkada Ciamis, September nanti. Pihaknya bersama tokoh pemuda setempat akan menolak Pilkada, jika jalan sepanjang 15 kilometer yang menghubungkan antara Cidolog, Janggala dan Hegarmanah tidak diperbaiki. "Saya sebagai generasi muda, sangat prihatin dengan kondisi jalan itu. Terlebih jalan sepanjang 15 Km itu belum pernah disentuh pemerintah. Alasan itu, kami akan Golput jika tetap seperti itu," tegas Irpan, Minggu (21/7). Hal senada pun diungkapakan Tokoh Pemuda Desa Janggala, Nurhidayat. Menurutnya jalan tersebut adalah akses satu-satunya yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dengan Kecamatan Cianeam Tasikmalaya. "Saat ini jalan tersebut rusak parah dan belum pernah ada perbaikan dari pemerintah," terang Nur. Sementara itu, Kepala Desa Cidolog, Edis Suhendis mengaku telah beberapa kali mengajukan perbaikan jalan tersebut pada Musrembang. Namun hiingga saat ini belum ada realisasinya. "Setiap tahun saya ajukan di Musrembang, namun belum ada realisasi," keluh Edis di kediamannya. Untuk diketahui, saat ini warga di sekitar jalan tersebut telah memasang 'ancaman' melalui spanduk bertuliskan 'Jika Pemerintah Tidak Perduli Terhadap Perbaikan Jalan Antara Cidolog sampai Hegarmanah, Jangan Salahkan Kami Bila Dalam Pilkada atau Pilpres 2014 Kami Memilih Golput'. "Saya pikir spanduk itu aspirasi warga dan itu hak mereka. Saya tidak bisa melaranga banyaknya spandung yang terpasang," pungkasnya. Penduduk Cidolog sendiri berjumlah 15.650 orang. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA