Aw! Tingkat Perceraian di Ciamis Tinggi

Jumlah kasus perceraian di Kabupaten Ciamis pada tahun 2015 lalu mencapai 4.667 perkara. Dari angka tersebut 4.427 kasus gugatan baik dari penggugat ataupun lawan dan 140 permohonan perkara. Sementara di tahun 2016 sejak Januari hingga akhir Maret penga

Aw! Tingkat Perceraian di Ciamis Tinggi

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Jumlah kasus perceraian di Kabupaten Ciamis pada tahun 2015 lalu mencapai 4.667 perkara. Dari angka tersebut 4.427 kasus gugatan baik dari penggugat ataupun lawan dan 140 permohonan perkara. Sementara di tahun 2016 sejak Januari hingga akhir Maret pengadilan agama Ciamis telah mengurusi 1.429 perkara. Dengan jumlah tersebut, Kabupaten Ciamis berada di urutan ke empat dengan tingkat perceraian tertinggi di Jabar setelah Indeamayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cimahi. Humas Pengadilan Agama Kabupaten Ciamis Syarip Hidayat MH mengatakan, hampir 90 persen kasus perceraian diakibatkan karena adanya perselisihan di internal keluarga akibat faktor ekonomi. "Kebanyakan yang mengajukan perceraian yaitu dari kalangan masyarakat biasa, namun, jumlah orang cerai dari kalangan PNS juga cukup banyak," katanya Rabu (13/4/2016). Pihak Pengadilan Agama, tidak bisa melakukan upaya dalam antisipasi agar tidak banyak masyarakat yang melakukan perceraian. Pihak pengadilan hanya memfasilitasi masyarakat yang mengajukan perceraian lalu memprosesnya sesuai ketentuan yang berlaku. Namun demikian Pengadilan Agama melalui Panitera sering memberikan data terkait jumlah orang bercerai ke masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis. "Nantinya setiap KUA melalui koordinasi dengan Kementerian Agama bisa melakukan pembinaan kepada masyarakat agar tidak mudah melakukan perceraian," ucapnya. Syarif menyatakan, untuk perceraian di Kabupaten Ciamis meskipun jumlahnya banyak, namun masyarakat Ciamis masih relatif taat dengan hukum, sehingga mereka masih bercerai di pengadilan. (Riza M Irfansyah/LIN )

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA