Areal Joging Track Situ Gede Rusak, Urusannya Dinas Cipta Karya

Sepanjang areal joging track di kawasan Wisata Situ Gede banyak yang rusak. Ini merupakan kewenangan dan tanggung jawab dari Dinas Cipta Karya bukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemuda Olah Raga (Disparbudpora) Kota Tasikmalaya. Demikian dikatakan Ke

Areal Joging Track Situ Gede Rusak, Urusannya Dinas Cipta Karya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sepanjang areal joging track di kawasan Wisata Situ Gede banyak yang rusak. Ini merupakan kewenangan dan tanggung jawab dari Dinas Cipta Karya bukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemuda Olah Raga (Disparbudpora) Kota Tasikmalaya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemuda Olah Raga (Disparbudpora) Kota Tasikmalaya, Undang Hendiana kepada FOKUSJabar.com, Kamis (17/9/2015). Mengenai Situ Gede, menurut Undang, ada beberapa Dinas yang terlibat dalam pembangunannya. "Memang banyak masyarakat yang menuding bahwa Dinas Pariwisata yang harus bertanggung jawab mengenai segala bentuk permasalahan yang menyangkut keberadaan Situ Gede, padahal tidak seperti itu," ucapnya. [caption id="attachment_164882" align="aligncenter" width="735"] Kadisparbudpora Kota Tasikmalaya, Undang Hendiana memperlihatkan kerajinan budaya Payung Geulis. (Foto : Nanang Yudi)[/caption] Undang mengatakan, ada tiga OPD yang menaungi keberadaan Situ Gede. Diantaranya Dinas Cipta Karya, Disparbudpora Kota Tasikmalaya, PSDA. Meski begitu, Dinas Pariwisata sudah mengajukan mengenai anggaran perbaikan melalui Bappeda Kota Tasikmalaya. "Kami sudah mengajukan ke Bappeda, mudah-mudahan saja terealisasi dan yang akan mengerjakan jelas Cipta Karya, karena Dinas Pariwisata hanya mengelola pemeliharaan saja, masalah teknis ada di Dinas lainnya," tegasnya. Mengenai PAD lahan parkir yang masuk hanya sebesar Rp88 juta pada tahun 2014,  Undang menambahkan, harus digenjot mengenai promosi tentang keberadaan situ gede, oleh sebab itu pihaknya akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga. "Ya semuanya perlu terobosan, biar PAD semakin meningkat," tuturnya. (Nanang Yudi/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA