Akibat Kurang Pengawasan Banyak Lahan Rusak di Kota Tasikmalaya

Akibat kurang pengawasan, banyak lahan di wilayah Kota Tasikmalaya menjadi rusak. Kerusakan lahan itu mulai dari pegunungan yang dipugar hingga alih fungsi lahan persawahan menjadi permukiman, yang diakibatkan kurangnya pengawasan dan penegakan aturan di

Akibat Kurang Pengawasan Banyak Lahan Rusak di Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Akibat kurang pengawasan, banyak lahan di wilayah Kota Tasikmalaya menjadi rusak. Kerusakan lahan itu mulai dari pegunungan yang dipugar hingga alih fungsi lahan persawahan menjadi permukiman, yang diakibatkan kurangnya pengawasan dan penegakan aturan di Kota Tasikmalaya. Presiden BEM Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) Tasikmalaya, Burhanudin Muslim, Selasa (15/9/2015), mengaku prihatin dengan kondisi tata kota dan lahan di Kota Tasikmalaya yang tergerus akibat kepentingan para pengusaha dan penguasa, pesawahan produktif menjadi perumahan, gunung-gunung penyerapan air diratakan dengan tanah lalu berdiri bangunan-bangunan yang merusak lingkungan. "RDTR Kota Tasikmalaya yang tidak jelas, pengawasan dan pengendalian bangunan yg tidak dilakukan Pemkot melalui dinas terkait sehingga alih pungsi lahan terus-terusan tejadi tanpa ada pengawasan dari pihak Pemkot sendiri, akibatnya banyak pesawahan produktif beralih menjadi perumahan," ungkap Burhanudin Muslim. Menurut Burhanudin, BEM STHG akan mendorong Pemkot Tasikmalaya supaya tegas dan konsisnten terhadap peraturan yang telah dibuat melalui Perda RDTR, RTRW dan lainnya yang berkaitan dengan Alih fungsi lahan dan pemanfaatan Ruang. "Ya, dengan pengawasan dan pengendalian bangunan yang tidak serius dari Pemkot melalui dinas terkait sekarang terkesan kurang menonjolkan kecintaannya terhadap lingkungan, seharusnya janganselalu berpikir keuntungan melainkan dampak apa yang akan terjadi," tegasnya. Burhanudin juga mengaku heran kenapa DPRD selaku pengawas hanya diam saja tidak melakukan langkah-langkah yang kongkrit sebagai mitra dari Pemerintahan. Dengan demikian Kota Tasikmalaya ini seakan para pemimpinnya tidak berpikir akibat yang akan terjadi. "Banjir pasti akan menjadi bencana bagi Kota Tasikmalaya, dulu juga karena ada pembangunan perumahan di areal persawahan, sebuah bangunan masjid terendam karena aliran airnya tersumbat, kan sangat miris," ucapnya. (Nanang Yudi/Galih)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA