999 Personil Polres Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilukada Lebih Awal

Oleh Agus Somantri GARUT, FOKUSjabar.com Menyiasati kemungkinan terjadinya gangguan, baik cuaca maupun bencana yang bisa terjadi setiap saat, logistik untuk pelaksanaan Pemilukada putaran kedua Kabupaten Garut didistribusikan lebih awal dari yang dij

999 Personil Polres Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilukada Lebih Awal

Oleh :  Agus Somantri GARUT, FOKUSjabar.com: Menyiasati kemungkinan terjadinya gangguan, baik cuaca maupun bencana yang bisa terjadi setiap saat, logistik untuk pelaksanaan Pemilukada putaran kedua Kabupaten Garut didistribusikan lebih awal dari yang dijadwalkan semula. [caption id="attachment_29837" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: web)[/caption] Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Garut, Aja Rowikarim mengatakan pendistribusian logistik lebih awal terutama diprioritaskan untuk daerah Garut Selatan. Pertimbangannya, menurut dia, selain jarak tempuh yang relatif jauh juga kondisi geografis di kawasan tersebut rawan terjadi bencana alam, terutama tanah longsor apalagi pada musim hujan seperti saat ini. "Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, seharusnya pendistribusian logistik Pemilukada Garut untuk putaran kedua ini baru dilaksanakan Sabtu (9/11). Namun untuk mengantisifasi terjadinya hambatan pendistribusian yang mungkin saja bisa diakibatkan oleh gangguan cuaca buruk ataupun bencana alam, maka pendistribusiannya kita percepat mulai hari ini, terutama untuk kawasan Garut Selatan," ujar Aja, Selasa (5/11). Jenis logistik yang mulai didistribusikan tersebut,  di antaranya, surat suara, formulir, dan kotak suara. Sementara, untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan, polisi mengawal ketat pendistribusian logistik tersebut. Dikatakan Aja, pendistribusian logistik lebih awal akan dilakukan ke delapan kecamatan di kawasan Garut Selatan, di antaranya Kecamatan Cisewu, Talegong, Mekarmukti, Caringin, Cibalong, Cikelet, Cihurip, dan Pamulihan yang dinilai merupakan wilayah terjauh dan potensi bencana longsornya paling tinggi. Diharapkan, melalui pendistribusian lebih awal ini tidak akan terjadi keterlambatan pendistribusian ke seluruh TPS yang tersebar di delapan kecamatan tersebut. Sedangkan untuk gelombang kedua, ucapnya, akan dilakukan ke Kecamatan Bungbulang, Pakenjeng, Peundeuy, Singajaya, Banjarwangi, Cisompet,dan Pamengpeuk. Selanjutnya, pendistribusian akan dilakukan ke wilayah utara dan tengah Kabupaten Garut. Divisi Teknis dan Humas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Garut, Abdal, menyebutkan jumlah surat suara yang dicetak untuk putaran kedua ini masih sama jumlahnya dengan jumlah yang dicetak pada putaran pertama, yakni  1.822.175 lembar termasuk cadangan surat suara sebanyak 2,5 persen. Sedangkan, untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak dilakukan pemutakhiran namun masih mengacu pada jumlah pemilih sebelumnya, yakni sebanyak 1.760.130 jiwa. Adapun jumlah besaran anggaran untuk pelaksanaan Pemilukada Garut putaran kedua ini, jelasnya, tersedia sebesar Rp11,3 miliar yang merupakan sisa dari Pemilukada putaran pertama lalu yang totalnya dianggarkan sebesar Rp47 miliar. Di tempat terpisah, Kapolres Garut, AKBP Arif Rachman, mengungkapkan untuk pengamanan Pemilukada Garut putaran kedua ini pihaknya menurunkan sedikitnya 999 personil kepolisian. Menurutnya, pengaman dilakukan di semua tahapan, mulai dari pendistribusian logistik hingga ke seluruh TPS dengan menyiagakan kendaraan berupa mobil atau motor trail untuk membantu pendistribusian logistik sampai ke daerah terjauh atau daerah pelosok yang sulit dijangkau. "Kami siap membantu melakukan pengamanan dan pengawalan saat pendistribusian hingga pelosok terjauh," jelasnya. (ADR/WDJ)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA