Raih Tiga Emas, DI Yogyakarta Pimpin Klasemen Raihan Medali Panahan Peparnas XV

Kontingen DI Yogyakarta untuk sementara memimpin perolehan medali pada cabang olahraga panahan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV 2016 setelah mendominasi pada laga yang digelar di lapangan atletik Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (20

Raih Tiga Emas, DI Yogyakarta Pimpin Klasemen Raihan Medali Panahan Peparnas XV

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kontingen DI Yogyakarta untuk sementara memimpin perolehan medali pada cabang olahraga panahan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV/2016 setelah mendominasi pada laga yang digelar di lapangan atletik Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (20/10/2016). Dari empat medali emas yang diperebutkan pada Kamis (20/10/2016), atlet panahan Peparnas DI Yogyakarta berhasil meraih tiga medali emas. Sementara itu, kontingen tuan rumah Jabar hanya merebut satu medali emas. Dengan tambahan tiga medali emas tersebut, kontingen DI Yogyakarta untuk sementara memimpin klasemen perolehan medali cabang olahraga panahan dengan lima medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu. Diikuti kontingen Jateng dengan raihan empat medali emas, tiga medali perak dan empat medali perunggu. Dan kontingen tuan rumah, Jabar berada di peringkat empat dengan raihan empat medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu. Tiga medali emas DI Yogyakarta disumbangkan oleh V Ninik Umardyani yang mengalahkan atlet Jabar, Wantini di nomor aduan perorangan putri ronde FITA Recurve Open dengan skor 6-0 (20-17, 25-5, 26-15). Lalu dari duo Astutiningsih dan Widi Nuryanto yang mengalahkan duo pemanah Jabar, Iis Susilawati dan Joko Budi Wibowo di nomor aduan mixed team ronde FITA Recurve Open dengan skor 5-3 (32-32, 30-18, 22-28, 29-25). Dan medali emas terakhir DI Yogyakarta pada Kamis (20/10/2016), disumbangkan trio pemanah V Ninik Umardyani, Sutri Aji, dan Slamet yang mengalahkan trio pemanah Kaltim, Suharni, Heri Prasetyawan, dan Abdul Hamid di nomor aduan double mixed team ronde FITA Recurve Open dengan skor 6-0 (44-38, 44-33, 51-44). Sementara itu, satu-satunya medali emas yang diraih Jabar pada Kamis (20/10/2016), disumbangkan M Nurhadi dari nomor aduan perorangan open putra. Babak final di nomor aduan perorangan open putra ronde FITA recurve, digelar melalui lima seri dimana di setiap satu seri masing-masing pemanah melakukan tiga kali tembakan. Pada babak final, M Nurhadi berhasil mengalahkan atlet panahan Kalsel, Darwinto. M Nurhadi berhasil meraih kemenangan di tiga seri. Di seri pertama, Nurhadi menang dengan skor 24-23. Lalu di set kedua, Nurhadi kembali kembali menang 26-22 dan di set ketiga kembali unggul dengan skor 27-26. Dengan kemenangan tiga seri tersebut, M Nurhadi pun menang dengan skor akhir 6-0. M Nurhadi mengaku, medali emas yang diraihya merupakan medali emas pertama selama dirinya ikut serta dalam ajang Peparnas. Pasalnya, di Peparnas 2012 di Riau, dirinya hanya meraih medali perak. Salah satu keberhasilnnya meraih medali emas, diakui Nurhadi, karena dirinya mampu menguasai kondisi lapangan pertandingan. Selain itu, dirinya pun termotivasi karena bermain di rumah sendiri, Bandung, Jawa Barat. "Saya ini orang Bandung asli, jadi sedikit banyak tahu kondisi dan karakter disini. Saya dan lawan saya memang gugup tapi saya punya tanggungjawab sebagai atlet dan ditargetkan meraih medali emas. Tapi saya ogah jemawa, masih ada langit diatas langit dan saya ingin membela Indonesia di ajang Paragames. Medali emas ini untuk orang tua dan warga Jabar yang terus mendukung saya," tegas Nurhadi usai laga, Kamis (20/10/2016). (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA