Pencak Silat Jabar Juara Umum PON XIX, Ini Kunci Suksesnya‎

Keberhasilan tim Pencak Silat Jawa Barat meraih gelar juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 tidak terlepas dari kekompakan dan kesolidan seluruh anggota tim. Pada PON XIX yang berakhir tanggal 29 September lalu, tim Pencak Silat m

Pencak Silat Jabar Juara Umum PON XIX, Ini Kunci Suksesnya‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Keberhasilan tim Pencak Silat Jawa Barat meraih gelar juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 tidak terlepas dari kekompakan dan kesolidan ‎seluruh anggota tim. Pada PON XIX yang berakhir tanggal 29 September lalu, tim Pencak Silat meraih tujuh medali emas, lima medali perak dan tiga medali perunggu. Tim pencak silat Jabar berhasil mengalahkan DKI Jakarta yang harus puas di posisi dua dengan raihan empat medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu. Sedangkan peringkat tiga ditempati Jatim yang meraih tiga medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Peraih medali emas PON XIX cabang olahraga Pencak Silat di kelas B putri, Nirmala Octaviani mengaku, keberhasilannya pada PON XIX tidak terlepas dari dukungan penuh pelatih, pengurus IPSI Jabar, hingga KONI Jabar. Dirinya mengaku jika pada PON XIX ini, segala kebutuhan mendapat dukungan penuh. Termasuk saat dirinya ingin secepatnya pulang dari kamp Pelatnas dan bergabung dengan tim Pelatda Pencak Silat Jabar. "Tim pencak silat PON XIX Jabar pun saya rasa solid dan kompak. Dan itu akan saya kenang sebagai bagian terbaik dari hidup saya. Medali emas ini menjadi medali emas terakhir saya di PON setelah di PON XVIII tahun 2012 lalu, saya gagal total meraih medali emas. Tapi kegagalan itulah yang menjadi motivasi saya meraih medali emas di PON XIX," ujar Nirmala saat acara syukuran sekaligus pembubaran tim Pencak Silat Jabar di Ballroom Grand Pasundan, Jalan Peta Kota Bandung, Minggu (2/10/2016). Hal senada diungkapkan Nunu Nugraha yang meraih dua medali emas pada PON XIX/2016. Nunu pun menjadi pemecah kebuntuan Pencak Silat Jabar yang selalu gagal meraih medali emas PON XIX dari nomor Tunggal Ganda Regu (TGR). Dan Nunu berhasil meraih medali emas PON XIX dari nomor regu serta tunggal. "‎Sebenarnya saya gak nyangka bisa meraih medali emas dari nomor tunggal karena setiap latihan lebih fokus ke nomor regu. Tapi berkat dorongan dan motivasi pelatih, rekan atlet, hingga pengurus membuat saya tampil optimistis meraih medali emas," terang Nunu. Kebersamaan dan kesolidan dalam tim Pencak Silat PON XIX saat ini, ‎diakui Nunu, sangat baik. Bahkan dari sisi kedisiplinan dan pelatih dalam tim pencak silat sangat lah komplit. "Sebenarnya kalau dari persiapan dalam dua tahun terakhir sangat berat, tapi semua itu dilalui dengan baik karena kebersamaan dan kesolidan tim. Sisi pelatih pun sangan komplit, mulai dari pelatih mental, fisik, hingga teknik. Untuk itu, saya berterimakasih kepada semua pelatih dan pengurus termasuk pihak KONI Jabar yang sudah memberikan dukungan penuh bagi kesuksesan kami semua," tegasnya. ‎Tujuh medali emas tim Pencak Silat Jabar di PON XIX disumbangkan oleh Wewey Wita di kelas C (55 Kg s/d 60 Kg) putri, Hanifan Yudani Kusumah di kelas C (55 Kg s/d 60 Kg) putra, Nirmala Octaviani di kelas B (50 Kg s/d 55 Kg) putri dan Eka Yulianto di kelas G (75 Kg s/d 80 Kg). Lalu dari nomor Regu putra atas nama Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok, kemudian regu putri atas nama Lutfi Nurhasanah, Pramudita Yuristya dan Gina Lestari serta nomor tunggal putra atas nama Nunu Nugraha. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA