KONI Jabar Akan Dorong Pemprov Perpanjang Kerjasama dengan Korea Selatan

Keberhasilan cabang olahraga yang ditangani pelatih asal Korea Selatan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, mendorong KONI Jabar untuk meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memperpanjang kerjasama dengan Provinsi Gyeongsanbuk Do, Korea Sela

KONI Jabar Akan Dorong Pemprov Perpanjang Kerjasama dengan Korea Selatan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Keberhasilan cabang olahraga yang ditangani pelatih asal Korea Selatan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, mendorong KONI Jabar untuk meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memperpanjang kerjasama dengan Provinsi Gyeongsanbuk-Do, Korea Selatan. Kerjasama sendiri dimulai pada tahun 2010 dan berakhir pada tahun ini. Sekretaris Umum KONI Jabar, H MQ Iswara menuturkan, cabang olahraga yang ‎ditangani pelatih serta yang melakukan latihan di negeri Ginseng telah menunjukkan peningkatan prestasi cukup signifikan dengan membawa kontingen Jabar menjadi juara umum PON XIX/2016. Bahkan dari 56 medali emas yang ditargetkan, cabang olahraga tersebut berhasil meraih sekitar 64 medali emas. "Kita akan menghadap Gubernur Jabar dan meminta agar kerjasama dengan Provinsi Gyeongsanbuk-Do untuk diperpanjang. Kami menilai, kerjasama yang dilakukan sejak tahun 2010 lalu cukup berhasil," ujar Iswara ‎saat ditemui wartawan di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (6/10/2016). ‎Beberapa pembuktian dari pelaksanaan kerjasama dengan Provinsi Gyeongsanbuk-Do, Korea Selatan, sudah terlihat pada PON XVIII/2012 di Provinsi Riau dan di PON XIX/2016 di Provinsi Jabar. Pada PON di Riau, Jabar berhasil menempati peringkat dua meningkat dari pencapaian pada PON XVII/2008 di Provinsi Kaltim yang menempati peringkat empat. Dan di PON‎ XIX/2016, kontingen Jabar mencapai puncaknya dengan meraih gelar juara umum. Bahkan pada PON XIX/2016, Jabar mampu mencetak rekor raihan medali emas terbanyak sepanjang sejarah PON yakni 217 medali emas. Terpaut cukup jauh yakni 84 medali emas dengan peringkat kedua yakni Jawa Timur yang mengoleksi 133 medali emas. ‎"Dengan bukti pencapaian Jabar di dua gelaran PON tersebut, memperlihatkan jika kontribusi dan pengaruh kerjasama dengan Korea Selatan cukup signifikan. Itulah yang membuat kita mendorong Pemprov Jabar melalui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk memperpanjang kerjasama dengan Gyeongsanbuk-Do. Apalagi pihak Gyeongsanbuk-Do rencananya akan datang ke Jabar pada bulan November ini," terangnya. Selain memperpanjang kerjasama, pihaknya pun meminta Pemprov Jabar untuk melakukan revisi beberapa hal dalam nota kesepahaman (MoU) dengan Gyeongsanbuk-Do, Korea Selatan. Salah satunya terkait cabang ‎olahraga yang dikerjasamakan. ‎"Dalam MoU yang baru nanti, kita akan meminta jenis cabang olahraga yang dikerjasamakan disesuaikan dengan cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Jadi tidak hanya berguna untuk Jabar, tapi juga buat kepentingan nasional," tegasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA