Juara Umum PON XIX Jadi Motivasi Pencak Silat Jabar Berprestasi Lebih Tinggi

Berhasil mencetak sejarah baru dengan menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016, tidak lantas membuat tim Pencak Silat Jawa Barat jumawa dan berleha leha. Prestasi yang diraih justru menjadi motivasi baru untuk lebih berprestas

Juara Umum PON XIX Jadi Motivasi Pencak Silat Jabar Berprestasi Lebih Tinggi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Berhasil mencetak sejarah baru dengan menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016, tidak lantas membuat tim Pencak Silat Jawa Barat jumawa dan berleha-leha. Prestasi yang diraih justru menjadi motivasi baru untuk lebih berprestasi di tingkat yang lebih tinggi mewakili Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat, Dede Iman Nurgana di sela-sela acara syukuran dan pembubaran tim Pencak Silat PON XIX Jabar di Grand Pasundan Hotel, Jalan Peta Kota Bandung, Minggu (2/10/2016). "Kita sangat bersyukur dengan pencapaian luar biasa ini. Keberhasilan ini merupakan kontibusi dari semua pihak dan pencapaian ini tidak menjadi beban bagi kami tapi menjadi motivasi untuk berprestasi lebih baik di PON XX tahun 2020 di Papua. Prestasi ini akan jadi acuan agar kita mampu mempertahankan prestasi ini atau bahkan meningkatkannya," ujar Sekum Pengprov IPSI Jabar yang akrab dipanggil Kang Deim ini. Kang Deim mengakui jika mempertahankan prestasi yang diraih pada PON XIX di PON XX tahun 2020 mendatang di Provinsi Papua bukan hal yang mudah. Pasalnya, untuk bisa bertanding pada PON XX di Papua, harus melalui babak kualifikasi. Tidak seperti saat menjadi tuan rumah yang memiliki wild card lolos langsung di semua kelas pertandingan. "Tapi dengan kebersamaan dan potensi yang kita miliki, saya punya keyakinan bisa meraih hasil terbaik. Apalagi 50 persen atlet kita yang tampil di PON XIX adalah atlet muda, dan atlet peraih medali emas di PON XIX pun masih memungkinkan untuk tampil di PON XX. Tinggal bagaimana mereka bisa menjaga kondisi mereka," tambahnya. Untuk itu, lanjut Dede, pihaknya pun tidak akan memberi waktu libur yang panjang bagi para atlet yang tampil di PON XIX ini. Hal ini pun seiring dengan rencana pemanggilan atlet pencak silat untuk mengikuti pelaksanaan seleksi nasional pada bulan Oktober 2016 ini. Untuk seleknas tersebut, setidaknya ada 12 atlet pencak silat asal Jabar yang tampil di PON XIX terpanggil. Sebelumnya, Jabar sudah menempatkan sebanyak tujuh atlet pencak silat di pelatnas, ditambah dengan lima atlet pencak silat lain. "Mulai besok (Senin, 3/10/2016), kita sudah instruksikan pelatih untuk kembali memulai latihan. Khususnya bagi atlet yang terpanggil seleknas pembentukan tim pencak silat Indonesia untuk Kejuaraan Dunia Pencak Silat pada Desember 2016 nanti di Bali, kemudian untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Harapan kami, mereka semua bisa lolos menjadi wakil Indonesia di ajang tersebut dan kembali mencetak prestasi seperti di PON XIX," pungkasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA