Duta Utama Peparnas: Pemda Mesti Dukung Paralimpian

Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat, Pemerintah Daerah harus mendukung paralimpian yang saat ini sedang berjuang mengharumkan nama baik daerahnya masing masing. Duta Utama Peparnas, Evan Lysandra, Kamis (20 10 2016) di media centre P

Duta Utama Peparnas: Pemda Mesti Dukung Paralimpian

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat, Pemerintah Daerah harus mendukung paralimpian yang saat ini sedang berjuang mengharumkan nama baik daerahnya masing-masing. Duta Utama Peparnas, Evan Lysandra, Kamis (20/10/2016) di media centre Peparnas Hotel Ibis, menjelaskan, setelah berkeliling sejumlah arena pertandingan (venue) pagi ini, ternyata jumlah atlet tak merata dari semua Provinsi. Tidak semua provinsi mengirimkan paralimpian secara merata, ada ketimpangan satu kontingen dengan lainnya. Menurut Evan, kemungkinga hal tersebut akibat belum semua Pemda memberikan anggaran memadai. Ini membuat selain provinsi tak semua cabang ikut, juga menyulitkan paralimpian. Padahal prestasi itu butuh pembinaan, pembinaan butuh biaya. "Kalu bisa daerah lain mencontoh provinsi Jawa Barat yang sangat memuliakan paralimpian, semua cabor diikuti oleh Jawabarat, artinya ada keseriusan," katanya. Menurut Evan, kondisi seperti ini menyiratkan diskriminasi perlakuan kepada olimpian dan paralimpian di Indonesia masih dirasakan. Padahal, kebutuhan dan perjuangan kedua atlet itu tidak ada bedanya. " Latihan atlet paralimpian sama beratnya dengan atlet PON kemarin, bahkan dalam laga juga sama kompetitif dan keras," katanya. Dengan demikian Evan berharap, perhatian Pemda ke depan makin baik. Jangan ada lagi perbedaan, apalagi karena alasan jumlah difabel sedikit maka anggaran lebih kecil dari olimpian. " Yang saya tekankan jangan ada perbedaan baik itu untuk paralimpian atau olimpian harus sama," ujarnya. Kemudian Evan menambahkan, Peparnas haru menjadi titik tolak semua Pemda se-Indonesia untuk memberikan perhatian yang sama untuk para disabilitas. "Saya ingin kaum difabel yang ada di Indonesia ini memiliki perhatian dan kedudukan yang sama," tutur dia. (AS/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA