Bonus Pelatih PON XIX Tak Disamaratakan

Para pelatih PON XIXI tak perlu khawatir dengan bonus. Sebab, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat sudah memiliki perhitungan bonus yang akan diterima oleh para pelatih cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX. Disorda Jabar pun

Bonus Pelatih PON XIX Tak Disamaratakan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Para pelatih PON XIXI tak perlu khawatir dengan bonus. Sebab,  Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat sudah memiliki perhitungan  bonus yang akan diterima oleh para pelatih cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX. Disorda Jabar pun membantah jika bonus bagi para pelatih di semua cabang olahraga disamaratakan. ‎"Jadi, bonus bagi pelatih itu tidak dipukul rata. Bonus yang akan diterima  sesuai dengan prestasi yang diraih cabang olahraga  di PON XIX kemarin," ujar Kepala Disorda Jabar, Yudha M Saputra saat ditemui di kantor Disorda Jabar, Jalan Dr Radjiman Kota Bandung, Selasa (6/12/2016). Untuk bonus yang akan diterima pelatih, lanjut Yudha, akan dihitung sesuai dengan raihan medali cabang olahraga yang bersangkutan. Baik medali emas, perak, maupun perunggu. ‎"Setiap keping medali emas, perak, maupun perunggu yang diraih cabang olahraga memiliki nominal yang berbeda. Nominal tersebut akan dikalikan dengan jumlah medali emas, perak serta perunggu yang diraih ‎dan akan diakumulasikan. Nanti total rupiah dari perkalian tersebut akan dibagi rata bagi setiap pelatih di cabang olahraga tersebut," tuturnya. Dengan ketentuan tersebut, lanjutnya, nominal bonus yang akan diterima oleh pelatih di setiap cabang olahraga dipastikan akan berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan prestasi yang diraih oleh masing-masing cabang olahraga. "Jadi nominal bonusnya beragam bagi setiap pelatih di masing-masing cabang olahraga. Semakin banyak medali yang diraih, maka semakin besar pula bonus yang diterima dan itu akan kita transfer langsung ke rekening pelatih," tegasnya. Sebelumnya, salah seorang pelatih renang Jawa Barat, Nizarudin mengaku khawatir terkait besar bonus yang akan diterima pelatih cabang olahraga. Pasalnya, dirinya mendapat kabar jika nominal bonus bagi para pelatih cabang olahraga akan disamakan yakni Rp100 juta. "Ini kan tidak adil. Masa cabang olahraga yang berhasil meraih medali emas cukup banyak dengan yang tidak meraih medali satu keping pun disamakan bonusnya," ujar Nizar. Pada saat PON XVIII/2012 Riau, bonus bagi pelatih dihitung berdasarkan kalkulasi jumlah medali yang diraih. Mulai medali emas, perak, dan perunggu. "Perhitungan itu menurut kami cukup adil, dan mudah-mudahan pemberian bonus untuk PON XIX kali ini pun perhitungannya sama dengan yang di PON Riau," pungkasnya. (ageng/dar)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA