WNA Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi II Cirebon

Kantor Imigrasi II Cirebon melakukan penangkapan empat orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, Kamis (5 1 2017) lalu. Dalam penangkapan tersebut, keempat WNA tak bisa menunjukkan dokumen resmi mereka. Kepala Subseksi Pengawasan Kantor Imgrasi II C

WNA Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi II Cirebon

CIREBON, FOKUSJabar.com : Kantor Imigrasi II Cirebon melakukan penangkapan empat orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, Kamis (5/1/2017) lalu. Dalam penangkapan tersebut, keempat WNA tak bisa menunjukkan dokumen resmi mereka. Kepala Subseksi Pengawasan Kantor Imgrasi II Cirebon, Teuku Adelian Muda mengatakan, petugas Imigrasi melakukan penangkapan atas dasar laporan kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas melalui Intel Polres Cirebon dan Kodim. [caption id="attachment_247163" align="alignnone" width="300"] Foto by Panji[/caption] Setelah mendapat laporan, petugas Imigrasi langsung melakukan penangkapan di lokasi dan mendapati dua pasangan suami istri yang merupakan warga Tiongkok. "Pas di lokasi kami mendapati dua WNA wanitanya dulu, setelah itu kami tangkap lagi dua WNA yang laki-lakinya dan keduanya adalah pasangan suami istri. Sementara satu WNA lagi saat dicari dan ditelusuri sudah pulang ke negara asalnya," sebut Teuku, Jumat (6/1/2017). Dia mengatakan, dari informasi yang didapat, keempat WNA tersebut bekerja di Pabrik Hebel yang membuat tungku. Posisi keempat WNA tersebut sebagai pengawas para pekerja yang membuat tungku. Sementara itu, lanjut Teuku, saat penangkapan, keempat WNA Tiongkok tidak dapat menunjukkan dokumen resmi dan paspor. Namun, heran keempat WNA malah menunjukkan surat keterangan domisili dari Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. "Sebetulnya tidak ada masalah ketika kepala desa mengeluarkan surat ijin tinggal karena memang seharusnya ketika ada warga baru maka harus melapor 1x24 jam. Tapi saya lihat dokumen surat keterangan domisilinya belum ditandatangani kok," kata Teuku. Dalam pemeriksaan, keempat WNA Tiongkok mengaku tidak membawa dokumen keimigrasian mereka di Cirebon. Dokumen keimigrasian WNA tersebut baru datang pada hari Jumat (6/1/2017) pagi tadi. Dari hasil penangkapan tersebut, mereka diduga menyalahunakan visa kunjungan 211 atau kunjungan sosial budaya. Petugas Imigrasi masih terus melakukan pendalaman terhadap keberadaan empat WNA Tiongkok di Cirebon. "Awalnya kami menduga WNA tersebut melanggar pasal 71 karena tidak bisa menunjukkan dokumen resmi. Kami pun masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan keempat WNA menyalah gunakan izin tinggal penggunaan visa yang seharusnya kunjungan sosial budaya tetapi di Cirebon malah bekerja," ujar dia. (Panji/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA