Warga Cirebon Menghafal Pancasila dan UUD 45

Tidak sedikit warga di Kota Cirebon Jawa Barat yang mengisi kegiatan pada malam minggu denga berkumpul bersama teman maupun kerabat. Namun, hal berbeda justru dilakukan warga RW 9 Warga Asih Perumnas Kota Cirebon. Mereka mengisi waktu libur akhir pekan

Warga Cirebon Menghafal Pancasila dan UUD 45

CIREBON, FOKUSJabar.com: Tidak sedikit warga di Kota Cirebon Jawa Barat yang mengisi kegiatan pada malam minggu denga berkumpul bersama teman maupun kerabat. Namun, hal berbeda justru dilakukan warga RW 9 Warga Asih Perumnas Kota Cirebon. Mereka mengisi waktu libur akhir pekan inidengan mengikuti gelaran lomba menghafal Pancasila dan UUD 1945. "Salah satu rangkaian lomba HUT Kemerdekaan sih mas. Tapi ini seru karena sebagian besar warga mengingat lagi waktu sekolah," sebut salah seorang warga Asih Perumnas Kota Cirebon, Johan, Sabtu (20/8/2016) malam. Selain ingin mendapat juara, namun sebagian besar warga yang mengikuti lomba tersebut hanya ingin menunjukkan diri sebagai warga negara yang baik. Terlebih teks Pancasila dan UUD 1945 tersebut merupakan bagian dari sejarah yang tidak boleh dilupakan. Olehnya, peserta pun berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Meski sesekali ada kutipan dalam UUD 1945 yang terbalik atau lupa. "Gapapa kalah juga yang penting kami masih ingat UUD1945 dan Pancasila," tegasnya. Ketua RA 9 Warga Asih Perumnas Kota Cirebon drs Efendi Suganda menyatakan bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan untuk memperkuat pemahaman kebangsaan dan nasionalisme dalam rangka peringatan 17 agustus sebagai hari kemerdekaan. "Acara tersebut berlangsung di baperkam RW 9 warga asih. Acara lomba Pancasila dan pembukaan UUD 1945 diikuti secara antusias mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak," sebutnya. Pada kesempatan tersebut dihadiri juga oleh Anggota DPRD Kota Cirebon Cicip Awaludin yang merupakan tokoh masyarakat setempat. Menurut Cicip, dia bangga dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh warga RW 9, apalagi kegiatan tersebut kuat dengan tema nasionalisme. Dia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memperkuat pemahaman warga dan menjunjung nilai-nilai kebangsaan yang kian luntur. "Untuk menjaga independensi dalam perlombaan RW 9 saya juga mengapresiasi dan syukur-syukur tahun depan kegiatan serupa digelar di seluruh kelurahan," pintanya. (Panji/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA