Pembangunan Rumah Singgah Ditolak, Dinsos Gunakan Kantor UPT

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon memanfaatkan kantor UPT Sindang Laut sebagai tempat penampungan atau rumah singgah sementara bagi pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Pemanfaatan ini lantaran Pemprov Jabar menunda pembangunan rumah

Pembangunan Rumah Singgah Ditolak, Dinsos Gunakan Kantor UPT

CIREBON, FOKUSJabar.com : Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon memanfaatkan kantor UPT Sindang Laut sebagai tempat penampungan atau rumah singgah sementara bagi pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Pemanfaatan ini lantaran Pemprov Jabar menunda pembangunan rumah singgah yang diajukan oleh Pemkab Cirebon. "Untuk rumah singgah tidak jadi dibangun tahun ini. Kami sudah mengajukan ke Pemprov sebesar Rp1,6 milyar. Kemudian informasinya hanya bisa cair Rp800 juta. Namun pada saat pengesahan APBD Provinsi Jabar tidak ada,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, H. Maryono, Sabtu (2/4/2016). Diperkirakan rumah singgah yang direncanakan akan dibangun di Sindang Laut, Kecamatan Lemah Abang, baru terealisasi tahun 2017. Diakui Maryono, fasilitas yang tersedia di UPT Sindang Laut saat ini masih minim. Sehingga pihaknya tidak dapat menampung lebih banyak lagi PGOT, selain itu juga ketrampilan yang diberikan untuk mengentas persoalan tersebut masih terbatas. “Memang masih minim sekali, maka dari itu rencananya rumah singgah nanti akan dilengkapi dengan sarana belajar ketrampilan, kamar tidur, dan fasilitas penunjang lainnya,” tandas Maryono. Sembari menunggu dibangunnya rumah singgah, Dinsos juga kini sudah menyiapkan perubahan Peraturan Bupati tentang UPT. Yang semula Perbup nomor 22 tahun 2009 tentang organisasi tugas dan fungsi tata kerja UPT PPKS Dinsos, diubah menjadi Perbup no 3 tahun 2016 tentang UPT. Diperubahan ini pada prinsipnya menjelaskan pokok perubahan mengenai fungsi, perlindungan, rehabilitasi dan pemberdayaan sosial. Karena Perbub sebelumnya masih dianggap kurang lengkap. (Panji/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA