KNPI Nilai Pemkot Cirebon Angkat Tangan

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon menilai Pemkot Cirebon dan DPRD Kota Cirebon terkesan angkat tangan menangani persoalan buruh bongkar muat batu bara yang kehilangan pekerjaan pascapenutupan aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuh

KNPI Nilai Pemkot Cirebon Angkat Tangan

CIREBON, FOKUSJabar.com : Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon menilai Pemkot Cirebon dan DPRD Kota Cirebon terkesan angkat tangan menangani persoalan buruh bongkar muat batu bara yang kehilangan pekerjaan pascapenutupan aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon. “Pemkot dan DPRD tidak bisa lepas tangan begitu saja atas persoalan buruh batu bara. Karena yang menggebu-gebu untuk menutup aktivitas bongkar muat batu bara kan DPRD dan Pemkot. Tapi mereka tidak memikirkan dampaknya. Salah satunya buruh yang kehilangan pekerjaannya,” ungkap Sekretaris Jenderal KNPI Kota Cirebon, Anton, Selasa (10/5/2016). Dirinya menantang Pemkot Dan DPRD Kota Cirebon untuk mencari solusi konkret mengatasi persoalan itu. DPRD sebagai lembaga pemerintahan yang paling ngotot agar aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon ditutup. Namun, faktanya tidak pernah bisa mencari solusi bagi para buruh yang jadi menganggur. “Dewan seharusnya punya persiapan atau kajian. Sebelum bersikeras menutup aktivitas batu bara, mau diapakan buruh yang bekerja di sana,” tuturnya seraya menegaskan atas kondisi itu, DPRD Kota Cirebon secara tidak langsung telah menyumbang angka pengangguran. Menurutnya, meskipun diklaim buruh batu bara yang berdomisili di Kota Cirebon tak begitu banyak. Akan tetapi tetap harus dicarikan solusinya. “DPRD justru secara tidak langsung menambah angka pengangguran. Kalaupun mereka mengklaim buruh batu bara itu sedikit yang warga kotanya. Tapi itu tetap saja butuh solusi. Misalnya, alih profesi atau apa lah sejenisnya. Jangan malah melempar bola panas ke pengusaha batu bara,” katanya. (Panji/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA