Jelang Kenaikan Tarif Baru, Samsat Kota Cirebon Penuh Sesak

Sehari menjelang kenaikan tarif pengurusan STNK dan BPKB, kantor samsat Kota Cirebon penuh sesak. Warga yang akan membayar sebelum kenaikan tarif harus rela mengantre sejak pagi atau jam dibukanya kantor pelayanan Samsat. Antrean warga di kantor Samsat

Jelang Kenaikan Tarif Baru, Samsat Kota Cirebon Penuh Sesak

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang kenaikan tarif pengurusan STNK dan BPKB, kantor samsat Kota Cirebon penuh sesak. Warga yang akan membayar sebelum kenaikan tarif harus rela mengantre sejak pagi atau jam dibukanya kantor pelayanan Samsat. Antrean warga di kantor Samsat Kota Cirebon mengular hingga ke halaman parkir kantor Samsat. Di dalam ruang pelayanan, warga juga berkerumun memadati loket pembayaran maupun pelayanan. "Tidak dapat nomor antrean jadi ikut antre saja dari pagi sampai sekarang masih menunggu panggilan," kata salah seorang warga yang mengantre, Nurdin, Kamis (5/152017). Sebagian besar warga yang ingin mengurus STNK dan BPKB mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Warga pun mengaku sengaja mengantre karena tidak mau terkena tarif baru dalam mengurus STNK maupun BPKB. Nurdin mengaku, pelayanan di Kantor Samsat Kota Cirebon bagus dan aman. Namun, dalam kondisi ini, Nurdin maupun warga lain menyayangkan tidak ada nomor antrean. "Padahal kalau dikasih nomor antrean warga bisa tertib, wajib pajak juga tidak akan berkerumun seperti ini," katanya. Hal senada disampaikan warga lain yang membayar pajak STNK motor, Solihin. Dia mengaku sejak pukul 08.00 WIB menunggu bersama anaknya. "Saya sama anak saya sampai lemas belum makan, saking khawatir tidak kebagian diurus," ujar Solihin. Menurut Solihin, keberadaan nomor antrean dirasa penting. Sebab untuk mengantisipasi kerumunan warga saat mengurus pelayanan yang ada di Kantor Samsat. (Panji/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA