Engkan Menekuni Pembuatan Tusuk Sate Sejak Belia

Engkan (45) warga Dusun Desa, Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis sejak masih gadis belia sudah menekuni pembuatan tusuk sate untuk membiayai kehidupan sehari harinya. Mulai membuat tusuk sate ini tahunya Saya tidak ingat lagi namun poko

Engkan Menekuni Pembuatan Tusuk Sate Sejak Belia

CIAMIS,FOKUSJabar.com. Engkan (45) warga Dusun Desa, Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis sejak masih gadis belia sudah menekuni pembuatan tusuk sate untuk membiayai kehidupan sehari-harinya. "Mulai membuat tusuk sate ini tahunya Saya tidak ingat lagi namun pokona Saya sejak masih usia belia sudah membuat ini,"katanya. Jumat (18/9/2015) Engkan menjelaskan, ditekuninya pembuatan tusuk sate sejak dari usia masih muda oleh dirinya. Karena orangtuanya juga sebagai pembuat tusuk sate, sehingga dengan begitu keahlian tersebut diturunkan orangtua kepada dirinya. [caption id="attachment_165214" align="aligncenter" width="480"] Sejak usia belia, Engkan menekuni pembuatan tusuk sate. (Foto:Husen)[/caption] "Orangtua Saya waktu itu untuk menghidupi keluarga menjadi pembuat tusuk sate,"ungkapnya. Namun seiring zaman pembuatan tusuk sate tersebut lanjut Engkan, saat sekarang ini sudah mulai mengalami kendala dengan bahan baku. Akibat bambu untuk bahan tusuk sate tersebut harganya sudah mahal dan mulai langka. Baca juga: Membuat Tusuk Sate Demi Menghidupi Keluarga "Untuk mencari bahan bakunya kami harus mencari bambu dari daerah lain dengan harga yang cukup mahal,"ucapnya. Engkan juga menambahkan, mahal dan langkanya bambu bahan baku tusuk sate tersebut membuat para pembuat tusuk sate saat ini cukup merasa kesulitan. "Saya harap karena pembuatan tusuk sate bagi warga disini merupakan penghasilan yang diandalkanya pemerintah bisa membantu modal untuk pembelian bahan baku tersebut,"pungkasnya. (Husen Maharaja/Galih)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA