Diduga Lakukan Pencucian Uang, Kantor PT. CSI Digeledah Mabes Polri

Bareskrim Mabes Polri menggledah kantor pusat PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) di Pilang Raya G 31 BTN Pilang Sari Endah, Kedawung Kabupaten Cirebon atas dugaan pencucian uang. Pihak kepolisian membawa belasan komputer dan puluhan berkas dari kantor

Diduga Lakukan Pencucian Uang, Kantor PT. CSI Digeledah Mabes Polri

CIREBON, FOKUSJabar.com : Bareskrim Mabes Polri menggledah kantor pusat PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) di Pilang Raya G-31 BTN Pilang Sari Endah, Kedawung Kabupaten Cirebon atas dugaan pencucian uang. Pihak kepolisian membawa belasan komputer dan puluhan berkas dari kantor pusat CSI tersebut. Pihak kepolisian datang sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka langsung masuk dan memeriksa arsip dan dokumen di lantai dua, kemudian dilanjutkan di lantai satu. Sekitar pukul 13.00 WIB pihak kepolisian membawa sedikitnya 18 komputer dan puluhan berkas ke dalam mobil Dalmas yang sudah di siapkan. Sayangnya di tempat kejadian tidak ada satu pun pihak kepolisian yang mau di wawancarai awak media. Mereka lebih memilih tutup mulut dan menyerahkan kepada pimpinan yang lebih tinggi. " Jangan ke saya mas, ke Kapolres saja, atau ke yang lainnya," kata kedua perwira polisi yang enggan disebutkan namanya itu, Kamis (8/12/2016). Sementara itu penggledahan kantor pusat PT CSI juga dibenarkan oleh Agung Hermawan, Sekretaris PT CSI. Dirinya mengaku bahwa pihak kepolisian membawa beberapa dokumen dan komputer dari kantor CSI. Komputer dan dokumen itu berisi data para anggota yang ikut dalam CSI baik yang lama atau yang baru. "Betul itu komputer dan dokumen milik kami, nanti kami akan ambil kembali ke kantor polisi, " keluhnya. Dirinya menduga kedatangan pihak kepolisian merupakan tindak lanjut dari di tahannya direksi CSI di Mabes Polri atas dugaan pencucian uang. Untuk melengkapi pemeriksaan pihak kepolisian membawa dokumen dan data di dalam komputer sebagai barang bukti termasuk kendaraan dan yang lainnya. (Panji/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA