Daops 3 Cirebon Genjot Pengembangan UMKM

PT KAI Daops 3 Cirebon tengah menggenjot pengembangan UMKM di wilayah kerjanya. Ini sebagai bentuk kepedulian Daop 3 Cirebon memberikan kucuran modal kepada puluhan mitra binaan se wilayah 3 Cirebon. Vice Presiden KAI Daop 3 Cirebon, Mohammad Elly menga

Daops 3 Cirebon Genjot Pengembangan UMKM

CIREBON, FOKUSJabar.com : PT KAI Daops 3 Cirebon tengah menggenjot pengembangan UMKM di wilayah kerjanya. Ini sebagai bentuk kepedulian Daop 3 Cirebon memberikan kucuran modal kepada puluhan mitra binaan se wilayah 3 Cirebon. Vice Presiden KAI Daop 3 Cirebon, Mohammad Elly mengatakan, penghasilan dari karyawan PT KAI dalam setiap bulan disisakan untuk memberikan modal kepada UMKM se wilayah 3 Cirebon. Total se wilayah 3 Cirebon pada tahun 2016 terdapat 35 mitra binaan yang dikelola. Usaha mitra binaan tersebut bergerak di bidang kerajinan tangan seperti batik, makanan ringan, dan sebagainya. "Semua mitra binaan yang dikelola PT KAI Daop 3 Cirebon tersebar di cakupan area Daop 3 Cirebon. Dalam momentum Natal dan Tahun Baru banyak penumpang yang datang ke stasiun Kejaksan, maka kami sediakan 8 stand untuk mitra binaan kami, dan kegiatan pameran ini serentak se Indonesia, " kata Elly siang tadi di stasiun Kejaksan Kota, Kamis (29/12/2016). Anggaran yang terkumpul dari pendapatan yang disisihkan karyawan selama ini sebesar Rp1,2 miliar. Uang tersebut bisa dipinjamkan bagi UMKM sebagai modal untuk mengembangkan usaha. Hanya UMKM yang memiliki citra baik di perbankan yang bisa mendapatkan pinjaman modal. "Uangnya dari sisa penghasilan kemudian disalurkan untuk UMKM. Mereka harus bisa menggunakan uang tersebut dengan baik agar usahanya bisa berkembang dan meningkatkan perekonomian," ungkapnya. Elly menambahkan, selama ini UMKM mengalami kendala terutama untuk modal usaha dan peralatan kerja. Mereka bisa meminjamkan uang kepada PT KAI Daop 3 Cirebon maksimal 50 juta, setelah itu mereka yang sudah tergabung akan terus dipantau perkembangan usahanya, cara pemasarannya sampai bisa berkembang pesat. "Salah satu upayanya dengan memberikan modal, membantu kendalanya bahkan membantu pemasaran", pungkasnya. (Panji/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA