Misteri Dibalik Tewasnya Meta! Jelang Kemarau, Sungai Citanduy Kerap Menelan Korban Jiwa?

Tragedi tewasnya Meta (13) anak dari pasangan Arifin dan Aisyah, warga RT19 08, Dusun Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar di Sungai Citanduy, Minggu (03 09 2017) siang tadi menyisakan cerita di masyarakat. Ditengah suru

Misteri Dibalik Tewasnya Meta! Jelang Kemarau, Sungai Citanduy Kerap Menelan Korban Jiwa?

BANJAR, FOKUSJabar.com: Tragedi tewasnya Meta (13) anak dari pasangan Arifin dan Aisyah, warga RT19/08, Dusun Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar di Sungai Citanduy, Minggu (03/09/2017) siang tadi menyisakan cerita di masyarakat.  Ditengah surutnya air sungai Citanduy, warga mengira Sungai Citanduy akan bersahabat dengan manusia jika melakukan aktivitas berenang.    Meskipun cerita ini hanya beredar ditengah masyarakat yang mempercayainya dan perlu pembuktian secara ilmiah, tetapi tenggelamnya Meta dikaitkan-kaitkan dengan hal mistis. Terlebih, saat ini mega proyek sedang dilaksanakan sepanjang jalur Sungai Citanduy.  Mugi (40) warga setempat mengatakan bahwa Sungai Citanduy memang nampak tenang tetapi punya cerita yang panjang. Warga mempercayai kalau mau kemarau panjang selalu menelan korban jiwa.   "Memang tidak selalu sering, tapi bila mau kemarau panjang selalu ada yang meninggal. Ini pun hanya menceritakan cerita warga yang mempercayainya," kata dia. Mugi berharap, bagi warga yang tinggal di sekitar sungai Citanduy untuk tetap waspada. Karena dia mengakui jarak dari bantaran sungai ke permukiman warga hanya berjarak beberapa meter. (Boip/Bam's) 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA