Wow! Tren Blusukan Menjamur di Jabar

Hampir seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 melakukan kampanye blusukan ke masyarakat. Bahkan mereka tak sungkan mendatangi langsung pasar tradisional, terminal dan pusat keramaian lainnya. Seluruh kandidat berusaha mendeng

Wow! Tren Blusukan Menjamur di Jabar

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Hampir seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 melakukan kampanye blusukan ke masyarakat. Bahkan mereka tak sungkan mendatangi langsung pasar tradisional, terminal dan pusat keramaian lainnya. Seluruh kandidat berusaha mendengarkan keluhan dan keinginan masyarakat dan tak jarang janji mereka umbar dalam kampanye tersebut. Cara itu dilakukan demi menarik simpati 32,5 juta pemilih di Jabar. Ketua Tim Pemenangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Imam Budi mengakui bahwa metode blusukan dipilih karena sesuai keinginan masyarakat. Sebab dengan bertemu langsung, masyarakat akan lebih mengenal calon pemimpinnya. "Blusukan itu untuk mendekatkan calon dengan masyarakat," kata Imam melalui sambungan telepon, Jumat (15/2). Menurutnya, blusukan menjadi cara efektif untuk menarik simpati masyarakat, sebab cara tersebut dinilai memunculkan kesetaraan antara masyatakat dan kandidat. Alhasil komunikasi akan terjalin dengan mudah. Lebih lanjut Imam menuturkan bahwa metode blusukan sesuai dengan bentuk kampanye yang dilakukan Heryawaan-Deddy Mizwar, yakni kampanye simpatik. Metode ini juga diyakini lebih efektif dibandingkan metode kampanye konvensional. "Dengan blusukan calon akan mudah menyerap aspirasi secara langsung," katanya. Selain itu, dari sisi biaya kegiatan blusukan relatif lebih murah ketimbang kampanye terbuka. Hanya saja, butuh stamina ekstra dari pasangan calon dan tim suskes menjalani kegiatan tersebut. "Cukup menguras stamina apalagi kalau titik blusukannya sangat banyak," ungkapnya. Hal yang serupa diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Dede Yusuf-Lex Laksamana, Didin Supriadin. Menurutnya, kampanye blusukan lebih murah meriah. Meski lelah, rasa itu akan terobati saat masyarakat menyambut dengan antusias kandidat. "Karena disambut dengan meriah maka kami mendapat tenaga ekstra," pungkasnya. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA