Woi! Dextro Bermanfaat Asal Jangan Dioplos

Munculnya berbagai kasus penyalahgunaan obat Dextromethorphan atau sering di singkat Dextro DMP, yang berujung kematian disesalkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung. Karena obat dextro tersebut dinilai banyak manfaatnya. caption id attachment 24952 a

Woi! Dextro Bermanfaat Asal Jangan Dioplos

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Munculnya berbagai kasus penyalahgunaan obat Dextromethorphan atau sering di singkat Dextro/DMP, yang berujung kematian disesalkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung. Karena obat dextro tersebut dinilai banyak manfaatnya. [caption id="attachment_24952" align="aligncenter" width="460"] Ilustrasi Narkoba(Foto: web)[/caption]   Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Achyani Raksanagara mengatakan dextro adalah obat batuk "over the counter" (OTC/dapat dibeli secara bebas tanpa resep dokter-red) yang disetujui penggunaannya pertama kali pada tahun 1958. "Dextro sebetulnya obat yg bermanfaat bila digunakan dengan tepat, namun munculnya berbagai kasus akibat penyalahgunaan itu sangat kita sesalkan karena mereka mungkin menggunakan bukan utuk pengobatan," ujarnya saat dihubungi FOKUSJabar.com, Kamis (7/2). Achyani menjelaskan, obat ini hanya boleh dijual di apotek atau toko obat berizin. DMP atau Dextromethorphan Hydrobromide adalah senyawa sintetik yang terkandung dalam berbagai jenis obat batuk yang bersifat antitussive untuk meredam batuk. "Obat ini memang dijual bebas, namun tetap di apotek dan toko obat berizin. Ciri khas obat batuk yang mengandung DMP ini biasanya di beri label “DM”. Meskipun ada dalam bentuk murni, DMP biasanya berupa bentuk kombinasi," lanjutnya Dia menjelaskan, dalam satu tablet dextro atau beberapa obat batuk lainnya, selain DMP juga terdapat obat lain seperti parasetamol (anti nyeri anti demam), CTM (anti histamin), psuedoefedrin/fenil propanolamin (dekongestan), atau guafenesin. Beberapa obat batuk lain bekerja langsung di saluran napas. Untuk mengusir batuk, dosis yang dianjurkan adalah 15 mg sampai 30 mg yang diminum 3 kali sehari. Dengan dosis sebesar ini, DMP relatif aman dan efek samping jarang terjadi. "Kalau dari sisi kesehatannya, manfaat utama DMP, menekan batuk akibat iritasi tenggorokan dan saluran napas bronkhial. Terutama pada kasus batuk pilek. Obat ini bekerja sentral. Artinya, pada pusat batuk di otak. Caranya, dengan menaikkan ambang batas rangsang batuk. Dan dalam kasus penyalahgunaan banyak yang menambah dosisnya jadi tinggi, itu salah, apalagi dioplos," pungkasnya (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA