Tekan PMKS, Pemkot Bandung Lakukan Penyuluhan Keliling

Pemerintah Kota Bandung gencar menggelar penyuluhan sosial keliling untuk menangani maupun mencegah timbulnya PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial). Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Siti Masnun mengatakan, tujuan utama dari penyuluhan tersebut

Tekan PMKS, Pemkot Bandung Lakukan Penyuluhan Keliling

Oleh: M. Jatnika Sadili BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pemerintah Kota Bandung gencar menggelar penyuluhan sosial keliling untuk menangani maupun mencegah timbulnya PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial). Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Siti Masnun mengatakan, tujuan utama dari penyuluhan tersebut adalah mensinergikan dinas dan kecamatan dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial, salah satunya dengan mewujudkan kader dan relawan kesejahteraan sosial. Penyuluhan keliling pun diharapkan dapat sinergi dengan program pembangunan Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) di Kecamatan Rancasari. Puskesos terpadu yang pertama di Indonesia ini rencananya akan dapat menampung dan melakukan rehabilitasi semua bentuk PMKS. "Secara garis besar ada 22 kelompok PMKS di Kota Bandung, seperti balita atau anak terlantar, anak  jalanan, tuna susila, bekas warga binaan lembaga kemasyarakatan ( BWBLK ), orang dengan HIV atau AIDS ( ODHA ) dan keluarga rentan, dan lainnya. Itu semua ditargetkan dapat berkurang dengan adanya Puskesos. Penyuluhan ini untuk mencegah adanya PMKS baru," kata Masnun melalui rilis kepada FOKUSJabar.com, Kamis (23/5) . Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda menegaskan bahwa masalah kesejahteraan sosial di Indonesia harus diselesaikan dengan cara komprehensif dan adanya proaktif dari lapisan paling bawah hingga ke pemerintahan. "RT dan RW merupakan yang paling terlebih dahulu mengetahui apabila ada PMKS di wilayahnya," ucap Ayi. Dia berharap dengan adanya penyuluhan ini akan dapat mencegah munculnya PMKS baru maupun pendatang. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA