Surat Suara Rusak dan Ganjil Dimusnahkan

Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat menyebut Kabupaten Bandung Barat sudah melaporkan sejumlah surat suara Pilgub Jabar. Jumlahnya berapa, saya lupa dan nggak bawa datanya, kata Ihat, Selasa (12 2). caption id attachment 26375 align aligncenter wi

Surat Suara Rusak dan Ganjil Dimusnahkan

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat menyebut Kabupaten Bandung Barat sudah melaporkan sejumlah surat suara Pilgub Jabar. "Jumlahnya berapa, saya lupa dan nggak bawa datanya," kata Ihat, Selasa (12/2). [caption id="attachment_26375" align="aligncenter" width="460"] Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat(Foto: web)[/caption]   Yang jelas petugas Panwaslu saat ini tengah bekerja di 26 kabupaten/kota untuk mengawasi pendistribusian surat suara hingga ke 5000 desa lebih di Jabar. Bahkan Ihat mengaku setiap hari berkomunikasi dengan anggota Panwas di daerah dan laporan juga masuk setiap hari. Dengan kata lain setiap Panwas Jabar punya informasi perkembangan mengenai kondisi surat suara Pilgub dan pendistribusiannya. Yang jelas Panwas bekerja ekstra ketat dalam pengawasan surat suara dari proses cetak di pabrik hingga tiba di TPS. "Untuk surat suara yang rusak dan dianggap ganjil, saya sudah perintahkan untuk segera dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan KPU kabupaten/kota dimana surat itu ditemukan," jelasnya. Setelah pemusnahan dilakukan, dilanjutkan dengan pembuatan berita acara pemusnahan. Hal itu dilakukan sebagai upaya mempercepat proses penggantian surat suara yang rusak. Untuk diketahui, selain menerima laporan surat suara yang rusak dan ganjil, Pamwaslu juga mendapat laporan adanya kelebihan pengiriman surat suara di sejumlah daerah di Jabar. "Bekasi menjadi salah satu daerah yang kelebihan surat suara. Sesuai aturan, jumlah surat suara di kabupaten/kota dengan perhitungan jumlah pemilih sesuai DPT ditambah 2,5 persen sebagai cadangan," pungkasnya. (NOER)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA