"Save Gasibu" Minim Respon Masyarakat

Terhitung tahun 2013, Lapangan Gasibu beralih kepemilikan dari pemerintah Kota Bandung menjadi aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat. caption id attachment 36810 align aligncenter width 460 Gambar Profil Twitter Info gasibu (Foto Solihin) capti

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Terhitung tahun 2013, Lapangan Gasibu beralih kepemilikan dari pemerintah Kota Bandung menjadi aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat. [caption id="attachment_36810" align="aligncenter" width="460"] Gambar Profil Twitter @Info_gasibu (Foto: Solihin)[/caption]   Rencananya, lapangan seluas 21.000 m2 ini akan ditata ulang dan dikembalikan fungsinya sebagai ruang publik. Upaya sosialisasi gerakan pun telah dilakukan Pemprov melalui "Save Gasibu", salah satunya melalui media sosial Twitter dengan alamat @info_gasibu. Namun cara sosialisasi tersebut belum berhasil memancing respon masyarakat secara optimal. Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Pemprov Jabar, Rudy Gandakusumah menuturkan, gerakan Save Gasibu adalah langkah penyelematan lapangan Gasibu yang kini kondisinya kurang terawat. Gerakan tersebut diharapkan mampu memancing kepedulian masyarakat untuk ikut berperan aktif dan membantu menata ulang Gasibu. "Kami harap melalui gerakan itu, muncul kritik dan saran untuk mengembalikan fungsi lapangan Gasibu sebagai ruang publik," jelas Rudy, Selasa (16/4). Menurutnya, masyarakat perlu dilibatkan guna menumbuhkan rasa memiliki Gasibu. Dengan begitu, masyarakat akan ikut menjaga dan merawat lapangan di depan Gedung Sate itu. Tidak hanya itu, guna menumbuhkan respon masyarakat tersebut, pihaknya pun menginformasikannya melalui media massa cetak dan elektronik. Bahkan sejumlah billboard berisikan pesan ajakan kepada masyarakat juga dipasang di sejumlah titik. Kemudian untuk pemanfaatan twitter sendiri, dimaksudkan agar bisa menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Aspirasi itu akan menjadi bahan masukan kepada Pemprov saat menata ulang lapangan Gasibu. "Meski follower info_gasibu itu masih sedikit, namun tidak apa. Terlebih tidak ada batas waktu bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Mungkin masih banyak masyarakat yang belum mengetahui," katanya. Yang jelas, ungkap dia, Pemprov siap mengembalikan fungsi asli Gasibu sebagai ruang publik, jogging track, hutan kota, tempat upacara kenegaraan/keagamaan. Hal itu juga sesuai aspirasi yang telah terserap dari masyarakat. "Sejauh ini tanggapannya positif dan kami akan terus melakukan sosialisasi sambil merenovasi fisik," tambahnya. Untuk diketahui, akun twitter info_gasibu dibuat pada pertengahan Februari 2013. Namun demikian followtamer-nya hanya 82 orang. Salah seorang follower @utetsiregar: mendukung banget saya, udah males sama kemacetan akibat kaki lima tiap wiken yg bikin kumuh..rindu gasibu taun2 90an. Sedangkan @Mas AngGita: Kemana ini admin @info_gasibu ngga pernah muncul jangan cuma wacana doang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA