PKL, Kalau Sudah Direlokasi, Jangan Balik Lagi Ya?

Ketua Satuan Gabungan Khusus Penataan dan Pembinaan PKL (Pedagang Kaki Lima), Ayi Vivananda menyakini relokasi PKL bisa menyelesaikan masalah. caption id attachment 26182 align aligncenter width 460 (Foto M Jatnika Sadili) caption nbsp K

PKL, Kalau Sudah Direlokasi, Jangan Balik Lagi Ya?

Oleh : M. Jatnika Sadili BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Satuan Gabungan Khusus Penataan dan Pembinaan PKL (Pedagang Kaki Lima), Ayi Vivananda menyakini relokasi PKL bisa menyelesaikan masalah. [caption id="attachment_26182" align="aligncenter" width="460"] (Foto: M Jatnika Sadili)[/caption]   Kendati begitu, Ayi berharap adanya komitmen daru semua pihak, termasuk sikap konsisten dari petugas, untuk menjaga wilayah tidak kembali semrawaut. Artinya, jika lokasi sudah dikosongkan, jangan dibiarkan PKL kembali muncul. "Selama ini PKL dibiarkan sampai bertumpuk tak terkendali," kata Ayi, Rabu (6/3). Ayi mengingatkan, agar PKL yang direlokasi tidak kuatir kehilangan pelanggan. Sebab pembeli pasti 'mengejar' PKL, terlebih mereka membutuhkan barang-barang murah dari PKL. "Rencananya ada 400 kios disiapkan Gapensa di Gedebage dan ITC Kebon Kalapa, untuk menampung PKL. Mereka baru dikenakan biaya kios dengan cara di cicil, setelah empat bulan menggunakannya. Jadi selama empat bulan digratiskan," jelasnya. Sebelumnya, Pemkot Bandung dan Gapensa Kota Bandung akan merelokasi PKL Dalem Kaum, Kepatihan dan Alun-Alun ke Gedebage dan ITC Kebon Kalapa.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA