Pertaruhkan Nyawa, Tantangan Minum Parasetamol Marak Di Media Sosial

Parasetamol bisa jadi obat penghilang rasa sakit yang populer di masyarakat. Meski berbahaya jika dikonsumsi melebihi batas yang direkomendasikan, namun para pemuda justru mengabaikannya dan memanfaatkan obat itu sebagai ajang tantangan. Mereka mempertar

Pertaruhkan Nyawa, Tantangan Minum Parasetamol Marak Di Media Sosial

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Parasetamol bisa jadi obat penghilang rasa sakit yang populer di masyarakat. Meski berbahaya jika dikonsumsi melebihi batas yang direkomendasikan, namun para pemuda justru mengabaikannya dan memanfaatkan obat itu sebagai ajang tantangan. Mereka mempertaruhkan nyawa demi meramaikan tantangan minum parasetamol yang kini tengah marak di media sosial. Permainan tantangan yang dijuluki 'Parasetamol Challenge' ini mendorong anak muda untuk menyalahgunakan obat penghilang rasa sakit yang diklaim menimbulkan rasa 'tak sadarkan diri'. Tantangan yang berpotensi mematikan itu menyebar melalui Facebook dan Instagram, seperti yang dilansir Mirror (26/5/2015). [caption id="attachment_132452" align="aligncenter" width="638"] Pertaruhkan Nyawa, Tantangan Minum Parasetamol Marak Di Media Sosial (Youtube)[/caption] Tantangan ini mayoritas diikuti oleh para pelajar di Eropa. Saking maraknya, kepolisian dan pihak sekolah setempat bekerjasama mengirimkan surat peringatan kepada para orang tua agar anak mereka tidak ikut terjerumus oleh permainan tersebut. Kasus ini diyakini pertama kali terjadi di Ayrshire, Skotlandia. Sebuah laporan menyebutkan seorang remaja harus dibawa ke rumah sakit setelah mengikuti tantangan minum Parasetamol di medsos. Salah seorang ibu juga menceritakan putrinya yang berusia delapan tahun pingsan setelah mengikuti tantangan tersebut bulan lalu. Para peneliti dari Northwestern University di Chicago memperingatkan bahwa overdosis kecil dari obat penghilang rasa sakit ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Salah satu konsekuensi dari overdosis ini adalah gagal hati yang dapat menyebabkan penumpukan cairan fatal di otak. Alan Ward, kepala sekolah di Dewan Ayrshire Timur, saat dihubungi oleh polisi pada bulan Maret, mengatakan, "Tantangan yang dijalani anak muda satu sama lain melalui Instagram dan Facebook, telah mengambil dosis parasetamol yang berlebihan dan ini adalah masalah perhatian besar." "Kami mendesak orang tua untuk berbicara dengan anak-anak mereka tentang potensi bahaya menyalahgunakan parasetamol dan mencegah mereka terlibat dalam aktivitas online yang mendukung permainan mematikan ini," tutupnya. (**) (Iqbal Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA