Partai Demokrat Tak Akui Kepemimpinan Golkar dan PPP

Partai Demokrat tidak mengakui kepemimpinan Partai Golkar baik kubu Agung Laksono maupun kubu Aburizal Bakrie. Partai Demokrat juga tidak mengakui dua kubu kepemimpinan PPP yang masih berseteru. Atas itu, menyongsong pelaksanaan Kongres IV di Surabaya

Partai Demokrat Tak Akui Kepemimpinan Golkar dan PPP

FOKUSJabar.com: Partai Demokrat tidak mengakui kepemimpinan Partai Golkar baik kubu Agung Laksono maupun kubu Aburizal Bakrie. Partai Demokrat juga tidak mengakui dua kubu kepemimpinan PPP yang masih berseteru. Atas itu, menyongsong pelaksanaan Kongres IV di Surabaya - Jatim, pads 11 - 13 Mei 2015, kedua partai tersebut, ( Golkar dan PPP ) tidak akan diundang menghadiri Kongres IV Partai Demokrat. Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo akhirnya memilih untuk tidak mengundang Partai Golkar dan PPP ke Kongres IV Demokrat. " Persiapan sudab final, Pak Presiden ( Joko Widodo ) akan hadir, ketua umum partai politik kami undang kecuali yang dobel (dualisme kepemimpinan), " papar Soekarwo, di Laman Tempo. Partai Demokrat hanya mengakui dan mengundang pemimpin partai politik yang sudah jelas legal formalnya, " yang kami undang yang memiliki keabsahan, " ujarnya. Konflik internal yang melanda kedua partai tersebut juga membuat KPU galau menentukan sikap untuk mengakomodir kedua partai yang berselisih pada hajat Pilkada. Langkah KPU untuk mengakui keberadaan Golkar. Kendati DPR turun tangan membantu KPU bersikap dengan cara merivisi undang - undang, namun mendapat protes keras dari partai lain terutama PDIP. Kritik keras dilontarkan Ketua Fraksi PDIP di MPR Ahmad Basarah, Rabu (6/5/2015) melalui statmen yang dikansir Kompas.com. Basaraj menilai tidak adil jika revisi undang-undang hanya untuk melayani dua partai yang bertikai, agar terakomodir pada pelaksanaan Pilkada. (DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA