Parlemen Inggris tolak usulan gelar pemilu 12 Desember

Hanya 70 anggota parlemen yang mendukung usulan itu, sementara 299 lainnya menolak

Parlemen Inggris tolak usulan gelar pemilu 12 Desember

LONDON

Parlemen Inggris menolak proposal pemerintah untuk mengadakan pemilihan umum pada 12 Desember.

Mosi yang dibawa ke parlemen oleh Perdana Menteri Boris Johnson membutuhkan sedikitnya dua pertiga suara dukungan untuk meloloskan usulannya ke House of Commons.

Namun, pada akhirnya dia hanya mampu mengumpulkan 70 suara, sementara 299 lainnya menolak.

Pemungutan suara dilakukan pada Senin malam, bersamaan dengan penyetujuan perpanjangan waktu yang fleksibel untuk Brexit.

Pada Senin, Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk mengumumkan telah menyetujui permohonan Inggris untuk menunda Brexit hingga 31 Januari 2020.

"EU27 menerima usulan #flextension hingga awal tahun depan. Keputusan ini akan segera diresmikan melalui prosedur tertulis," cuit Tusk via Twitter.

"Fl Extension" berarti bahwa Inggris dapat meninggalkan UE sebelum tenggat waktu yang baru jika revisi kesepakatan Brexit Johnson diratifikasi oleh House of Commons sebelum batas waktu tersebut.

Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa dalam referendum 2016.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA