Musyawarah Dinilai Langgar AD/ART, Partai Demokrat Ciamis Terancam Pecah

CIAMIS,FOKUSJabara.com Hasil Musyawarah Anak Cabang (Muscam) Partai Demokrat yang digelar beberapa waktu lalu dianggap tidak sah. Pasalnya, banyak aturan yang telah dilanggar. Seharusnya menurut AD ART partai, musyawarah di tingkat kecamatan itu digel

Musyawarah Dinilai Langgar AD/ART, Partai Demokrat Ciamis Terancam Pecah

CIAMIS,FOKUSJabara.com: Hasil Musyawarah Anak Cabang (Muscam) Partai Demokrat yang digelar beberapa waktu lalu dianggap tidak sah. Pasalnya, banyak aturan yang telah dilanggar. "Seharusnya menurut AD/ART partai, musyawarah di tingkat kecamatan itu digelar setelah adanya kepengurusan definitif DPC Demokrat Ciamis," kata Jojo Muhtar, mewakili sejumlah pengurus anak cabang. [caption id="attachment_132707" align="aligncenter" width="638"] Jojo Muhtar (FokusJabar/Husen)[/caption] Jojo melanjutkan, para pengurus DPD yang mengelar Muscam kemarin seolah-olah memaksakan kehendaknya. Padahal sudah jelas-jelas melanggar AD/ART partai. Sehingga dari hasil Muscam kemarin, banyak pengurus kecamatan yang merasa didholimi karena sekonyong- konyong langsung diganti. "Mungkin karena ada kepentingan dari sekelompok elit pengurus DPD yang ingin mencalonkan sebagai ketua. Maka cara ini ditempuh untuk mengamankan suara mereka," jelas Jojo, Rabu (27/5/2015) Untuk itu, lanjut Jojo, Ketua Partai Demokrat Jawa Barat harus meninjau kembali keabsahan hasil Musancam yang digelar karena banyaknya aturan partai yang dilanggar. "Kami harap ketua Partai Demokrat Jawa Barat bisa turun untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Ciamis ini," jelasnya. Jojo pun menerangkan, alur yang sesuai AD/ART Partai saat mengelar musyawarah tersebut. "Urutanya Munas,Musda, Muscab, baru Muscam. Namun yang terjadi kepengurusan kecamatan yang didahulukan sementara di tingkat kabupaten sendiri Ketuanya masih dijawat oleh seorang Plt. Jangan sampai kejadian ini bisa memecahbelah kesolidan partai," pungkasnya. (Husen Maharaja/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA