Menelusuri Sate Kambing Terbaik di Bandung (Bagian II-Habis)

Oleh Muhammad Sufyan Health food make me sick (Calvin trillin, Penulis Amerika) Kelompok sate kedua,seperti saya sebutkan tadi, adalah mematok harga terjangkau dengan olahan biasa namun tetap joss disantapn. Pada bagian ini, saya pilih Sate Banyumas S

Menelusuri Sate Kambing Terbaik di Bandung (Bagian II-Habis)

Oleh: Muhammad Sufyan Health food make me sick! (Calvin trillin, Penulis Amerika) Kelompok sate kedua,seperti saya sebutkan tadi, adalah mematok harga terjangkau dengan olahan biasa namun tetap joss disantapn. Pada bagian ini, saya pilih Sate Banyumas Simpang Dago, Sate Durin Blok 22 Sarijadi, Sate Madura Jl Anggrek, dan Sate Padalarang Depan Kecamatan Padalarang. Apa istimewa mereka? Penulis kasih ilustrasi dulu dikit saja. Jika sempat makan Sate Padalarang yang seporsinya kisaran 10 rebu perak per 10 tusuk, maka dua lemak terpilih dari lima pipihan pada sebuah tusukan, adalah lemak besar-besar yang tampaknya diambil dari bagian iga. Ini membuat, sungguhlah, mulut berlumur-lumur gajih enak amat. Hingga bibir dan sekitarnya ikut melumer. Sensasi nikmat nian ketika makan, namun bila tidak segera minum teh panas, maka kerak-kerak di atap mulut akan mulai terbentuk. Hal senada ditemukan di Sate Banyumas. Ukuran daging dan lemaknya sama besar, sehingga pengunjung selain beroleh sensasi daging domba yang menggoda, sepulang dari sana, pastinya beroleh perut kenyang. Tak ketinggalan, mulut bau bawang karena acarnya menonjolkan bawang. Bagaimana dengan Durin dan Anggrek? Tak jauh beda, porsi daging besar pula yang mereka tawarkan. Jadi, dengan bujet terbatas, kenikmatan-kekenyangan bisa diperoleh. Sayang saja, bumbu di dua tempat ini kurang oke adanya. Banyak butiran kacang kasar masih terasa. Jadi, singkat kata, kelompok kedua ini paslah buat mereka yang senang bentuk kuliner (kurang sehat) dengan cara kurang sehat, plus fulus tetap aman di kantong. Percayalah, satu porsinya, dari empat tempat ini, tak ada yang lebih dari Rp25.000. [caption id="attachment_14211" align="aligncenter" width="450"] Sate kambing Jalan Anggrek (Foto: panduanwisata.com)[/caption] Yang pasti, baik kelompok pertama maupun kelompok kedua, jelaslah masuk kategori makanan kurang sehat yang membuat 'hidup' penyantapnya. Bandingkanlah kandungan total lemak daging kambing sebanyak 9,2% dengan 4,5% milik kuliner dari ikan. Kolestorelnya pun mencapai 70%. Yang begini ini, memang khas makanan enak. Silahkan bayangan makanan sehat macam sayur atau buah, meski terbukti pasokan gizi nomor satu, tapi tak ada sensasi di dalamnya yang membuat kangen balik lagi. Selain ini, istimewa lainnya adalah bahwa sensasi kambing ini juga menyangkut urusan vitalitas. Bukan mitos, tapi faktanya secara keilmuwan, memang ada senyawa mirip hormon seks pria (estrogen dan androgen) di balik daging kambing ini. ---------------------------------------------------- Woman need a reason to have sex. Men just need a place (Billy Crystal US comedian& movie actor, 1947 - ) ---------------------------------------------------- [caption id="attachment_14212" align="aligncenter" width="460"] Ayo nikmati sate kambing di Bandung. (Foto:web)[/caption] Namun, ubek-ubek penulis cari datanya, ternyata belum ada penelitian lanjutan yang menunjukkan senyawa mirip ini yang memang akhirnya menggenjot libido mereka pemakan sate kambing. Jadi, masih yang Kuasa yang paling tahu sesungguhnya. Nah, daripada berkubang rasa ingin tahu sisi ilmiahnya, buat penulis, lebih baiknya santap saja pilihan sate-sate kambing itu, kawan. Tapi jangan juga nanti menyalahkan jika memang terjadi reaksi birahi seperti pernah dipaparkan teman saya. Kawan saya tadi, imbas makan sate kambing, jadi selalu ingin ke peraduan istrinya. Padahal, kata dokter, dia sudah berjanji  hanya berhubungan di malam awalan S saja (Senin, Selasa, Sabtu). Tak tahunya, malam Jumat minta juga. Sang istri pun bingung dan bertanya. Dan, kawan saya menjawab cerdas, " Ini kan malam Sum'at!!" :) Di tengah rencana membeli Sate Kambing Anggrek nanti sore, penulis ucapkan selamat malam Jumat! (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA