Melawan Stigma, Pria Penderita HIV/AIDS Posting Foto Bersama Keluarga

Dalam upaya melawan stigma sosial terkait virus menular, seorang pria penderita HIV AIDS asal Amerika Serikat memposting foto dirinya bersama istri dan tiga anaknya yang tak tertular di Facebook. caption id attachment 130537 align aligncenter widt

Melawan Stigma, Pria Penderita HIV/AIDS Posting Foto Bersama Keluarga

PHOENIX, FOKUSJabar.com: Dalam upaya melawan stigma sosial terkait virus menular, seorang pria penderita HIV/AIDS asal Amerika Serikat memposting foto dirinya bersama istri dan tiga anaknya yang tak tertular di Facebook. [caption id="attachment_130537" align="aligncenter" width="638"] Melawan Stigma, Pria Penderita HIV/AIDS Memposting Foto Bersama Keluarganya (Facebook)[/caption] Melansir Metro (19/5/2015), Andrew Pulsipher, 30 tahun asal Phoenix, Arizona positif terkena virus HIV sejak ia dilahirkan, sementara kedua orangtuanya meninggal karena kompilasi AIDS. Namun yang luar biasa, virus berbahaya itu tidak menularkan istrinya Victoria beserta tiga anaknya yang berusia lima, tiga dan satu tahun. Postingan foto yang ia unggah di Facebook itu pun ia gunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit tersebut dan memerangi stigma negatif yang ada di masyarakat terkait AIDS. Dalam foto itu Andrew menulis, "Saya berbagi foto dengan Anda karena untuk pertama kalinya aku bisa benar-benar jujur dengan diri saya sendiri dan orang lain. Aku positif HIV sejak lahir dan aku hidup nyaman dengan penyakit itu selama 34 tahun." "Aku tahu HIV memiliki stigma negatif, tapi aku ingin mengubah itu," lanjut Andrew. Dalam tulisannya Andrew juga menambahkan,"HIV/AIDS dapat diobati dan Anda dapat hidup normal dengan itu. Saya buktinya. Saya ingin mendidik masyarakat sehingga kita bisa melewati cara menghadapi penyakit ini dan cara untuk menjalani hidup dengan AIDS." [caption id="attachment_130536" align="aligncenter" width="638"] Andrew ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa dengan pengobatan, seseorang penderita HIV/AIDS dapat hidup normal (Metro)[/caption] Andrew berhasil menjalani hidup normal bahkan ia menikahi Victoria dan memiliki tiga anak dari pernikahan tersebut.  Meski awalnya ia khawatir virus itu dapat menularkan keturunannya, namun kelahiran anak pertama dan dua anak lainya terbukti negatif. Mereka terlahir secara alami melalui terapi kesuburan. Andrew menjelaskan bahwa ada sejumlah jumlah virus yang tidak terdeteksi di dalam tubuhnya. "Jumlah virus terdeteksi dalam darah saya, meskipun masih dapat disembunyikan di bagian lain dari tubuh saya. Ini indikasi bahwa 3 pil obat yang saya konsumsi dalam sehari, bekerja setiap harinya!!," pungkas Andrew. (**) (Iqbal Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA