Massa Koalisi Rakyat Anti Penambangan Pasir Besi Geruduk Gedung Sate

Belasan massa dari Koalisi Rakyat Anti Penambangan Pasir Besi berunjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (11 11). caption id attachment 48364 align aligncenter width 478 Ilustrasi caption Dalam aksinya, mereka menuntut Pemerintah Provi

Massa Koalisi Rakyat Anti Penambangan Pasir Besi Geruduk Gedung Sate

Oleh: Solihin BANDUNG, FOKUSJabar.com: Belasan massa dari Koalisi Rakyat Anti Penambangan Pasir Besi berunjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (11/11). [caption id="attachment_48364" align="aligncenter" width="478"] Ilustrasi[/caption] Dalam aksinya, mereka menuntut Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendesak pemerintah pusat segera menghentikan penambangan pasir besi di Jabar Selatan. Koordinator aksi Dadang Hermawan menuturkan, selama ini Pemprov Jabar tidak bisa berbuat banyak. Terlebih kewenangan menghentikan pertambangan ada di bupati dan wali kota. Pihaknya berharap, Pemprov bisa ikut berjuang menghentikan pertambangan pasir besi di Jabar Selatan itu. "Sebenarnya, selain pasir besi, di dalamnya pun terdapat uranium dan litium (bahan tambang langka). Nah, selama ini masyarakat hanya tahu pasir besinya saja. Padahal ada yang lain yang lebih berharga di dalamnya," kata Dadang di sela aksinya. Lebih lanjut pihaknya berharap ada penghentian sementara kegiatan tersebut untuk dikaji kembali oleh pemerintah, sebelum nantinya dikeluarkan izin. Apalagi selama ini yang diuntungkan hanya kepala daerah dan para oknum. "Bahkan rumornya Bupati Tasikmalaya sudah punya helikopter hasil keuntungan pasir besi. Sebaliknya, masyarakat sekitar masih miskin," keluhnya. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA