Manajemen Cipaganti Group 'No Comment' Untuk Kasus Tiga Pimpinannya

Manajemen Cipaganti group enggan berkomentar terkait penahanan tiga pimpinanya karena diduga terlibat penggelapan dan penipuan uang investor senilai Rp3,2 trilyun. caption id attachment 86071 align aligncenter width 478 Ilustrasi(Foto web) ca

Manajemen Cipaganti Group 'No Comment' Untuk Kasus Tiga Pimpinannya

Oleh: Dani Wahyu R BANDUNG,FOKUSJabar.com: Manajemen Cipaganti group enggan berkomentar terkait penahanan tiga pimpinanya karena diduga terlibat penggelapan dan penipuan uang investor senilai Rp3,2 trilyun. [caption id="attachment_86071" align="aligncenter" width="478"] Ilustrasi(Foto: web)[/caption] Corporate Secretary Cipta Graha Tbk Toto Moeljono mengatakan  kasus tersebut berada di lingkungan Koperasi Cipaganti. Meski koperasi Cipaganti dan Cipaganti Cipta Graha berada dibawah Cipaganti Group lanjut dia,  namun keduanya mempunyai manajemen yang berbeda. Toto mengaku tak mempunyai kewenangan untuk menjawab seputar Koperasi Cipaganti. "Kalau ditanya tentang koperasi, saya tidak dalam posisi dan kewenangan untuk menjawab. Itu bisa ditanyakan langsung ke pengurus koperasi," kata Toto dalam konferensi pers di Bandung, Selasa (24/6/2014). Disinggung soal pengembalian uang investor, dia juga mengaku tidak tahu persis. Namun ketika wartawan meminta difasilitasi agar pengurus Koperasi Cipaganti dihadirkan dalam konferensi pers, Toto mengatakan hal itu sulit dilakukan dikarenakan para pengurus koperasi rata-rata adalah pemilik saham Cipaganti Group. Toto mengatakan secara struktural dirinya berada di bawah para pemilik saham. sehingga otomatis akan sulit mengundangnya. "Apalagi sekarang mereka lagi sibuk-sibuknya," ungkapnya Namun Toto menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan kepada pengurus Koperasi Cipaganti untuk memberikan keterangan pada media seputar kasus yang menyeret tiga pimpinannya. "Secara informal mungkin bisa kita sampaikan ke mereka. Tapi saya tidak bisa menjanjikan untuk menghadirkan mereka. Biasanya (mendatangkan) pemegang saham kan enggak mudah," ucapnya. Seperti diberitakan, tiga pimpinan Cipaganti Group yaitu AS (52), YTS (44), serta DSR (61) dijemput paksa anggota Subdit III unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar pada Senin (23/6/2014) di kediamannya masing-masing. Ketiganya diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan dana investor. (adr)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA