Maman: Akses BPJS Masyarakat Pedesaan Lebih Mahal

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maman Abdurachman menilai, akses masyarakat pedesaan untuk mendapatkan BPJS lebih mahal dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Jadi jangan pernah menjadikan contoh akses BPJS masyarakat di kota yang bisa mudah di

Maman: Akses BPJS Masyarakat Pedesaan Lebih Mahal

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Anggota Komisi V  DPRD Jawa Barat, Maman Abdurachman menilai, akses masyarakat pedesaan untuk mendapatkan BPJS lebih mahal dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. "Jadi jangan pernah menjadikan contoh akses BPJS masyarakat di kota yang bisa mudah di akses dengan masyarakat yang ada di desa. Seperti masyarakat Cililin, dia bisa menghabiskan Rp500 ribu untuk mengakses BPJS yang ada di Cimareme," ucap Maman saat diskusi 'Dinamika' di Jalan Baraga No.3 Kota Bandung, Sabtu (9/5/2015). Dia pun sangat menyayangkan dengan tidak hadirnya kepala bagian pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat dalam diskusi tersebut. Dia juga menilai, BPJS tidak terbuka. "Pada kesempatan hari ini orang BPJS nya saja tidak hadir. Gimana masyarakat mau mengerti. Sedangkan masyarakat ingin mengakses ini dengan selebar-lebarnya," katanya BPJS kata dia harus memberikan sosialisasi secara menyeluruh dan mengena terhadap semua lapisan masyarakat. "Soal sosialisasinya, menempuhnya gimana?. Ini yang harus disosialisasikan, gak kepikiran kalo sama pikiran masyarakat.Terlalu banyak masyarakat kita yang belum tahu untuk mengakses ini. Billboard aja yang gede, tapi mekanismenya tidak ada," kata Maman. Dia pun menyebutkan, jangan hanya masyarakat kota yang dijadikan patokan contoh. Tapi lebih mencari cara bagaimana sosialisasi bisa tersampaikan kepada masyarakat pedesaan yang tidak semuanya memiliki pengetahuan merata. "Kenapa potretnya hanya orang-orang kota. Apa betul semua orang Desa bisa mengakses BPJS secara online. Gerbang masuknya saja kan susah. Itu yang harus dipikirkan," sebut Maman. Selain itu, dia mengungkapkan pemerintah daerah merasa kesulitan untuk bisa beraudensi langsung dengan pihak BPJS. "BPJS itu kan organisasi vertikal, langsung ke DPR RI. Nanti, pemerintah daerah paling menyampaikan ke pusat," ungkap Maman. ( BUDI / DEN )

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA