KPK Lebarkan 'Sayap', Sejumlah Hakim Diperiksa

Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa tiga hakim ad hoc terkait peran aktif kasus dugaan gratifikasi Hakim PN Bandung Setyabudhi Tejocahyono. Ketiganya yakni, Hakim PN Bandung Ramlan Comel dan Djodjo Djohari, serta hakim Pengadilan Tinggi Jawa Bara

KPK Lebarkan 'Sayap', Sejumlah Hakim Diperiksa

Oleh: Mochamad Jeni BANDUNG,FOKUSJabar.com: Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa tiga hakim ad hoc terkait peran aktif kasus dugaan gratifikasi Hakim PN Bandung Setyabudhi Tejocahyono. Ketiganya yakni, Hakim PN Bandung Ramlan Comel dan Djodjo Djohari, serta hakim Pengadilan Tinggi Jawa Barat Ponrian Mundir. [caption id="attachment_35319" align="aligncenter" width="460"] Foto Ilustrasi(Foto: web)[/caption]   Informasi yang terhimpun, selain tiga hakim tersebut, di Gedung Kesatuan Sabhara Polrestabes Bandung, Selasa (16/4) sore ini antara lain, Panitera PN Bandung Rina Pratiwi, Panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Bandung Susilo Nandang Bagio dan Panitera Sekertaris PN Bandung Ali Fardoni. Mereka semua diperiksa sebagai saksi atas kasus yang menimpa Hakim Setyabudhi dan Toto Hutagalung. Seperti diberitakan sebelumnya, hakim Setyabudi ditangkap oleh KPK saat menerima uang yang merupakan suap dari pihak swasta dimana pemberian tersebut diduga berkaitan dengan perkara korupsi dana Bansos Kota Bandung. Suap yang saling berkaitan tersebut dan menyeret nama-nama besar politisi dan pejabat di kota Bandung, disebut-sebut di dalangi oleh Toto Hutagalung. (JAT)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA