KONI Jabar Telusuri Zat Doping yang Diduga Digunakan Atlet

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat akan menyelidiki zat doping yang diduga digunakan atlet saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016. Seperti diketahui, dari 12 atlet yang terindikasi menggunakan zat doping, beberapa dianta

KONI Jabar Telusuri Zat Doping yang Diduga Digunakan Atlet

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat akan menyelidiki zat doping yang diduga digunakan atlet saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Seperti diketahui, dari 12 atlet yang terindikasi menggunakan zat doping, beberapa diantaranya berasal dari Jabar. Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin mengaku kaget dengan hasil tes urine yang dilakukan National Dope Testing Laboratory di New Delhi, India. Bahkan dari 12 atlet yang terindikasi, beberapa diantaranya merupakan atlet asal Jabar. "Kita sudah jauh-jauh hari atau sebelum PON XIX/2016 digelar, terus mensosialisasikan terkait zat obat atau vitamin yang tidak diperbolehkan digunakan atlet. Kalau masih ada hal-hal seperti itu berarti ada yang tidak sinkron dengan apa yang kita sampaikan. Tapi saya yakin atlet kita tidak ada unsur kesengajaan menggunakan zat doping tersebut. Bisa saja saat atlet terserang flu, mereka tidak sengaja meminum obat flu yang ternyata ada kandungan doping," ujar Ahmad saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (30/11/2016). Dengan kejadian tersebut, lanjutnya, pihaknya akan menginventarisasi jenis vitamin atau obat yang digunakan atlet. Baik sebelum, saat, atau pun sesudah pelaksanaan PON XIX. "‎Saya punya keyakinan, dugaan doping ini lebih karena ketidakpahaman atlet dan tidak ada unsur kesengajaan. Kita pun berharap ada pemberitahuan zat doping apa yang di konsumsi atlet," tegasnya. Seperti diketahui, National Dope Testing Laboratory di New Delhi, India, melakukan pemeriksaan sebanyak 400 lebih sampel urine atlet yang berlaga di ajang PON XIX/2016 di Jabar. Dari hasil pengujian ditemukan sebanyak 12 sampel urine atlet peserta PON XIX/2016 yang terindikasi positif mengandung zat doping. Ke-12 atlet dengan sampel urine positif doping tersebut, berasal dari atlet yang tampil di cabang olahraga berkuda, menembak, angkat besi dan binaraga. Hasil pengujian ter urine pun sudah diserahkan kepada para pihak yang berkepentingan, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga, Panitia Besar PON XIX Jabar 2016, dan Ketua Umum KONI. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA