Kitu Atuh! Dana Kampanye Dilaporkan Transparan

Ketua Tim Pemenangan pasangan Dede Yusuf Macan Effendi Lex Laksamana, Didin Supriadin mengaku akan menjunjung tinggi sikap transparansi dalam pelaporan dana kampanyenya. Secara umum,seluruh strategi mulai perencanaan hingga pembiayaan masa kampanye suda

Kitu Atuh! Dana Kampanye Dilaporkan Transparan

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Ketua Tim Pemenangan pasangan Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Didin Supriadin mengaku akan menjunjung tinggi sikap transparansi dalam pelaporan dana kampanyenya. Secara umum,seluruh strategi mulai perencanaan hingga pembiayaan masa kampanye sudah disiapkan. [caption id="attachment_1899" align="aligncenter" width="460"] Didin Supriadin(Foto: web)[/caption]   "Bantuan kampanye yang kami terima berbagai macam bentuknya, mulai uang hingga atribut sosialisasi," katanya. Kendati begitu,Didin belum mau menyebutkan berapa total dana kampanye lantaran seluruh aliran bantuan, baik dana maupun atribut sosialisasi masih dalam tahap penghitungan oleh bendahara. Yang jelas pihaknya bersyukur bantuan kampanye, mulai uang hingga atribut sosialisasi dari relawan, simpatisan, dan seluruh kader pengusung terus mengalir. "Bantuan itu ada yang diserahkan langsung pada kami, tapi banyak juga yang dikelola sendiri-sendiri," jelasnya. Sementara itu, calon Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan bahwa bentuk transparansi yang akan dilakukan, yakni dengan melaporkan seluruh dana kampanyenya. Selain dana yang berasal dari kantongnya sendiri, banyak pula aliran dana bantuan dari sejumlah pihak, seperti dari pengusaha di kawasan Cirebon yang bersimpati, anggota dewan dan sejumlah pihak lainnya. "Kita ini udunan. Kalau dari kantong saya sendiri tentu tidak kuat, apalagi saya tak punya akses pada APBD,” tegasnya. Lebih lanjut Dede mengaku bahwa dana kampanye dikelola dengan baik. Selain akan dilaporkan, seluruh pengeluaran dan pemasukan pun tercatat dengan rapih. Sama seperti Didin, Dede pun enggan  menyebutkan berapa nilai dana yang sudah dikantonginya untuk kampanye. “ Yang jelas angka itu akan keluar dari bendahara, saya hanya tahu pengeluarannya saja, sedangkan pemasukannya nggak,” pungkasnya. (**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA