Kata Didin, Terus Bekerja Itu Paling Penting

Sejumlah isu miring yang dialamatkan kepada Partai Demokrat diprediksi akan menggerus lebih dari 50 persen suara yang diperoleh Dede Yusuf Laksamana di Pilgub Jabar2013. Demikian diungkapkan Koordinator Lembaga Kajian Kepemimpinan Jabar, Benyamin S, ber

Kata Didin, Terus Bekerja Itu Paling Penting

Oleh: Solihin BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sejumlah isu miring yang dialamatkan kepada Partai Demokrat diprediksi akan menggerus lebih dari 50 persen suara yang diperoleh Dede Yusuf-Laksamana di Pilgub Jabar2013. Demikian diungkapkan Koordinator Lembaga Kajian Kepemimpinan Jabar, Benyamin S, berdasarkan hasil surveinya 29 Januari 2012 hingga 29 Januari 2013. "Terutama di wilayah-wilayah pedesaan, yang masyarakatnya lebih mengedepankan sisi-sisi emosional ketimbang rasionalnya,” kata Benyamin Kamis (14/2). Lebih lanjut dia mengatakan bahwa selama ini, masyarakat Jabar menganggap Dede Yusuf sebagai sosok Wakil Gubernur Jabar dan bukan sekadar kader Partai Demokrat. Namun akibat sosialisasi yang gencar, masyarakat pun akhirnya mengetahui Dede Yusuf diusung Partai Demokrat. "Akibatnya, Dede Yusuf dan Demokrat pun jadi satu paket. Dengan kondisi Partai Demokrat seperti saat ini, sebenarnya Dede Yusuf merugi. Begitupun dengan Lex Laksamana, padahal selama ini Lex dikenal sebagai birokrat yang bersih dan dikabumi banyak orang," pungkasnya. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan pasangan Dede Yusuf-Laksamana, Didin Supriadin enggan memberikan komentar atas dinamika yang tengah dialami Partai Demokrat dan imbasnya pada pasangan Dede Yusuf-Laksamana. "Saya ga mau bicara soal partai. Kalau yang berhubungan dengan partai, saya tidak mau kasih komentar, itu soal partai,” kata Didin. Kendati begitu, dia menegaskan bahwa selama ini seluruh partai pengusung pasangan nomor urut tiga ini, termasuk Partai Demokrat terus bekerja mengantarkan pasangan Dede Yusuf-Laksamana. “Yang jelas terus bekerja itu paling penting. Selain itu masyarakat sudah menyambut baik dan antusias,” tukasnya.(**)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA